Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com - Setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan korban pembunuhan sekeluarga, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan menuturkan, terdapat luka tusukan di kepala, wajah dan perut pada ketiga korban pembunuhan tersebut.
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan, ketiga korban yang tewas dengan keadaan bersimbah darah itu bernama Emang, 40, Nova, 19, dan Tiara, 11. Sementara Efendi, 55, ditemukan dalam kondisi hidup. Mereka merupakan satu keluarga.
"Modus operandi, korban dibekap dan dibacok menggunakan sajam," ucapnya, Senin (12/2/2018).
BACA JUGA:
Harry menjelaskan, para korban ditemukan di kamar tidurnya dengan kondisi Emang mengalami luka tusuk dibagian kepala dan wajahnya begitu pun dengan putri pertamanya, Nova.
Smentara anak bungsunya, Tiara terdapat kondisi luka tusuk dibagian perutnya. Dan suami Emang, yakni Efendi mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya, namun nyawanya masih tertolong.
"Luka-lukanya berbeda-beda. Dari setiap korban dari perempuan itu ada tusukan di kepala dan di muka. Anaknya yang paling kecil itu ada di perut. Yang laki-laki di beberapa tempat ya," tutur Harry.
Sedangkan motif dan tersangka pembunuhan sadis tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan Satuan Reskrim Polres Metro Tangerang Kota.
"Ya kita masih dalam olah TKP, semuanya kita masih bekerja keras semoga bisa terungkap siapa pelakunya," papar Harry.(RAZ/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan sejumlah capaian kinerja dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews