Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga perumahan Taman Royal 1 dan 3, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang menggelar aksi unjuk rasa menuntut PT Cahayabaru Raya Realty sebagai pengembang untuk memperbaiki jalan yang rusak parah di jalan utama perumahan tersebut, Minggu (15/4/2018).
Unjuk rasa dilakukan warga dengan melakukan aksi orasi dan pawai dari ujung jalan perumahan Taman Royal di Jalan KH Hasyim Ashari hingga pintu keluar perumahan di Jalan Benteng Betawi
BACA JUGA:
Bahkan sekaligus menyusuri jalan yang rusak serta menanam pohon-pohon pisang di sana.
Koordinator Aksi Darianto mengatakan, unjuk rasa dilakukan karena para warga sudah geram dengan pihak pengembang yang tidak pernah ingin membenahi jalan yang rusak.

"Pada intinya kita menuntut pengembang untuk segera memperbaiki jalan. kami sudah berkali-kali mediasi dengan pengembang. Namun yang ada hanya janji saja," ujarnya.
"Terakhir adalah pada bulan Februari 2018 pihak pengembang sudah membuat surat untuk memperbaiki jalan. Namun tidak direspons, tidak ada tanda-tanda perbaikan jalan hingga akhirnya warga sudah gerah," tambahnya.
Menurutnya, jalan yang rusak di perumahan tersebut sudah sejak tujuh tahun terakhir. Dan seluruh warga perumahan Taman Royal ini rela turun ke jalan untuk menanam pohon pisang demi jalan yang rusak diperbaiki.
"Intinya pihak pengembang sanggup benerin jalan tapi cuma ditambal saja nah kita enggak mau, maunya permanen, dicor," jelas Darianto.
Hingga aksi unjuk rasa usai, tidak ada pihak pengembang yang menemui warga. Warga mengancam akan kembali turun ke jalan jika pengembang tidak menanggapi tuntutan.(DBI/RGI)
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) AM, 32, dan DS, 27, ditangkap aparat Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur yang beraksi di wilayah tersebut.
Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews