Connect With Us

DJP Banten Ciptakan UKM Sahabat Pajak Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 11 Mei 2018 | 13:00

| Dibaca : 2692

UKM Sahabat Pajak (USP) Kota Tangerang telah resmi terbentuk pada Jumat (11/5/2018) di Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com-Saat ini kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih belum mencapai tingkat sebagaimana yang diharapkan. Umumnya, masyarakat masih sinis dan kurang percaya terhadap keberadaan pajak karena masih merasa sama dengan upeti, memberatkan dan pembayarannya sering mengalami kesulitan.

Ketidakmengertian masyarakat  tentang apa dan bagaimana pajak makin rumit ketika harus menghitung dan melaporkan. Namun, masih ada upaya yang dapat dilakukan sehingga masyarakat sadar sepenuhnya untuk membayar pajak. Ketika masyarakat sudah memiliki kesadaran, maka membayar pajak akan dilakukan bukan karena keterpaksaan.

Kepala Kantor Wilayah DJP Banten Catur Rini Widosari.

Kepala Kantor Wilayah DJP Banten Catur Rini Widosari.

Melihat kondisi masyarakat yang kerap bingung menghadapi kewajibannya membayar pajak, membuat Direktorat Jenderal Pajak Banten (DJP) tergerak untuk mengarahkan masyarakat guna menjalani kewajibannya sebagai warga negara patuh membayar pajak. Sasaran yang dipilih adalah para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Maka, atas inisiasi tersebut, dibuatlah sebuah komunitas yang dinamakan UKM Sahabat Pajak (USP) Kota Tangerang yang resmi terbentuk pada Jumat (11/5/2018) di Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Dijelaskan Kepala Kantor Wilayah DJP Banten Catur Rini Widosari, fungsi komunitas ini untuk mendekatkan para pelaku usaha khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan perpajakan serta ingin menghilangkan image takut atau merepotkan perihal pajak.

"Komunitas USP untuk wilayah Tangerang Kota ini awal mulanya dari Tangsel. Sudah banyak yang kita leburkan, dan sekarang Komunitas USP Kota Tangerang," ujarnya.

Menurut Catur Rini, komunitas ini selain dibimbing untuk meningkatkan omzet penjualan dari usahanya, juga telah tersadarkan begitu pentingnya membantu masyarakat yang kurang mampu melalui wajib pajak.

"Mereka ini datang dari kemauannya sendiri bahwa membayar pajak ingin bersedekah ke masyarakat Indonesia yang miskin yang butuh bantuan dari pemerintah melalui wajib pajak," terangnya.

Nantinya, kata Catur Rini, pihaknya akan menjembatani komunitas USP untuk mengikuti perkembangan zaman agar bisa memasarkan penjualannya melalui online dan sebagainya.

"Terus terang kita berusaha menjembatani, membantu mereka agar bisa masuk ke pasar modern. Kita latih orang yang serius dan memiliki kemauan yang kuat. Agar betul-betul bisa menjadi penggerak dari UKM, keberadaan mereka bisa membantu pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera," paparnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
5 Tips Ampuh Menguasai Arena of Valor buat Pemula

5 Tips Ampuh Menguasai Arena of Valor buat Pemula

Jumat, 29 November 2019 | 14:32

TANGERANGNEWS.com-Multiplayer online battle arena, dikenal juga dengan sebutan MOBA, adalah genre game yang begitu digandrungi saat ini. Di

WISATA
7 Destinasi Liburan Keluarga Paling Istimewa di Padang

7 Destinasi Liburan Keluarga Paling Istimewa di Padang

Jumat, 15 November 2019 | 16:04

TANGERANGNEWS.com-Katakan segala hal yang Anda ketahui mengenai Padang. Mulai dari Teluk Bungus, Kepulauan Mentawai, Wisata Bukittinggi, Taman Nasional Kerinci Seblat, Batu Malin Kundang, Sambal Balado, dan Jam Gadang.

BISNIS
Xpander Cross Ramaikan Mitsubishi Motors Auto Show

Xpander Cross Ramaikan Mitsubishi Motors Auto Show

Jumat, 6 Desember 2019 | 14:13

TANGERANGNEWS.com – Mitsubishi Motors Auto Show (MMAS) kembali hadir di Summarecon Mall Serpong (SMS). Acara yang berlangsung sampai Minggu (8/12) menghadirkan produk terbaru dari Mitsubishi Motors, yaitu Xpander Cross.

PROPERTI
Terbitnya Permen PUPR tentang P3SRS Bikin Penghuni Menjerit

Terbitnya Permen PUPR tentang P3SRS Bikin Penghuni Menjerit

Selasa, 26 November 2019 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Terbitnya Peraturan Menteri (Permen) PUPR No 23 tahun 2019 tentang Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) masih menjadi polemik. Sejumlah penghuni apartemen mengungkapkan

"Tanpa strategi, eksekusi bisa kehilangan arah, Tanpa eksekusi, strategi tidak ada gunanya."

Morris Chang