Connect With Us

Pengamat Sebut Pusat Kuliner Pasar Lama Tangerang Semrawut

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 April 2019 | 18:00

Suasana di Pusat kuliner Pasar Lama di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pusat kuliner Pasar Lama di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang dinilai semrawut. Pemerintah Kota Tangerang sebagai pengelola kawasan harus melakukan pembenahan pusat kuliner secara menyeluruh mulai dari penataan pedagang dan area parkir.

Pengamat Tata Kota,  Nirwono Joga, angkat bicara ihwal pusat kuliner yang ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah itu. Baca Juga : Prabowo-Sandi Menang

 

"Wajib melakukan pembenahanatau revitalisasi menyeluruh Pasar Lama dan pusat kuliner, termasuk menata ulang ruang, area parkir," ujarnya kepada TangerangNews.com, seraya mengusulkan agar dibangun ulang pasar dengan gedung parkir menyatu, Kamis (11/4/2019).

Para penikmat kuliner tentu akan terganggu dengan lalu lalang kendaraan yang melintas. Sebab, area yang digunakan memang jalan umum, bukan lokasi yang dikhususkan untuk kuliner. 

Menurut Nirwono, pengelola mesti melakukan pengaturan arus lalu lintas juga mengatur akses transportasi massal atau angkutan umum.

"Sehingga memudahkan penikmat kuliner ke lokasi," jelas pengamat tata kota dari Universitas Trisakti ini.

Selain itu, sampah dan bau tak sedap pun kerap mewarnai pusat kuliner ini. 

"Pembenahan pengelolaan dan pengolahan sampah dan limbah secara serius, membangun citra pasar lama dan pusat kuliner yang bersih dan higienis serta ramah lingkungan," ucapnya.

Ia menambahkan, hiruk pikuk pengamen dan pengemis yang berdatangan silih berganti untuk mengais rejeki di pusat kuliner ini juga semakin menambah kacau. 

"Pasti sangat mengganggu kenyamanan pencinta kuliner. Kalau seperti ini terus bisa saja penikmat kuliner enggan kembali ke sana," paparnya.(DBI/RGI)

KAB. TANGERANG
Polisi Selidiki Kasus Ojol Tewas Dirampok di Dadap Tangerang

Polisi Selidiki Kasus Ojol Tewas Dirampok di Dadap Tangerang

Senin, 13 Juli 2026 | 21:52

Petugas Kepolisian tengah menyelidiki kasus penikaman yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang diduga menjadi korban perampokan saat tengah istirahat di kawasan Villa Taman Bandara, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

NASIONAL
Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik pada 2026, Peserta Mampu Akan Bayar Lebih 

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik pada 2026, Peserta Mampu Akan Bayar Lebih 

Senin, 13 Juli 2026 | 14:19

Pemerintah membuka peluang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan mulai tahun 2026 seiring meningkatnya beban pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill