Connect With Us

Pengamat: Coblos Ulang di 22 TPS Kota Tangerang Rawan Politik Uang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 22 April 2019 | 23:31

Pengamat politik dari Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) Mirza Shahreza. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-KPU Kota Tangerang akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di 22 tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 April 2019 mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT) Mirza Shahreza pun menganggap kegiatan PSU berpotensi adanya politik uang.

"Setiap pemungutan suara ulang maupun tidak ulang di TPS itu tetap ada potensi money politic atau serangan fajar," ujar Mirza kepada TangerangNews di kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Senin (22/4/2019).

Baca Juga :

Penulis buku Komunikasi Politik ini mengatakan, potensi politik uang saat menjelang proses pemungutan suara sangat sulit dikontrol oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sebab menurutnya, politik uang dilakukan secara sembunyi-sembunyi yang dilakukan jaringan tim sukses hingga ke titik simpul.

"Menurut saya Bawaslu sulit mengontrol dari jaringan-jaringan yang ada di masyarakat karena terkadang itu bermain di luar publik yang umum. Jadi jaringan simpul dari masyarakat," ucapnya.

Ia bertutur, indikasi jika ada politik uang dapat dilihat dari hasil penghitungan suara di TPS tersebut. Jika ada keganjilan, ia menduga disana terjadi politik uang.

"Secara pengamatan saya, kalau memang hasil dari PSU itu ada keganjilan suara atau keseragaman itu patut dicurigai. Apalagi suaranya mengarah pada satu paslon, malah kalau ada misalnya homogen itu perlu dicurigai," tuturnya.

Ia menambahkan, gelaran PSU hingga jumlahnya begitu banyak memperlihatkan fenomena tensi perpolitikan di Indonesia terasa tinggi.

"Dilakukannya PSU ini kan karena ada masalah hingga kecurangan-kecurangan. Nah apakah masalah itu terstruktur atau tidak, ini perlu saya dalami dulu. Yang jelas perpolitikan ini begitu panas," tukasnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Tangerang Ahmad Syailendra mengatakan, PSU di 22 TPS yang tersebar di Kecamatan Benda, Cipondoh, Larangan, Jatiuwung, Cibodas dan Karawaci digelar pada Sabtu tanggal 27 April 2019 dengan diikuti 4.975 DPT.

Kata dia, PSU di 22 TPS tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi Bawaslu karena adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill