Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Rekrutmen jabatan Direktur PT TNG (Tangerang Nusantara Global) berpotensi diulang karena tiga besar nama calon yang lolos tahap seleksi terkendala perolehan nilai.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang yang juga Ketua Panitia Seleksi, Dadi Budaeri mengatakan, alasan pengulangan karena nilai rata-rata tiga nama besar hanya mencapai 60 persen.
Menurutnya, nilai standar yang harus dicapai adalah minimal 70 persen.
"Itu sudah ada tiga nama terbesar tapi karena nilainya paling tinggi hanya 6,0, kita sampaikan kepada pak Wali Kota untuk dilakukan pengulangan," ujarnya di Puspemkot Tangerang, Rabu (19/6/2019).
Baca Juga :
Sekda menuturkan, rencana pengulangan seleksi jabatan Direktur Utama BUMD Kota Tangerang itu meski harus disetujui Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
"Belum disetujui. Tapi kita sudah sampaikan kalau saran dari saya selaku tim pansel untuk dilakukan uji ulang," jelasnya.
Sekda menambahkan, jika telah disetujui, pengulangan seleksi kembali digelar secara keseluruhan. Peserta yang telah mengikuti, bisa berkesempatan mendaftar lagi. Bahkan, kuota peserta akan ditambah.
"Dari awal lagi tidak hanya terbatas yang kemarin sudah ikut tapi yang lain juga," tukasnya.
Sebelumnya, seleksi jabatan Direktur PT TNG diikuti 12 calon. Tahapan demi tahapan seleksi pun sudah mereka lalui. Adapun 9 nama yang sudah tersisih di antaranya Aulia Epriya Kembara, Ike Oktavia Berliany, Musokib, Kholisul Fatikhin, Khaidir Rivai, Syam Nugraha, Sanusi, Hendry Zein dan Nurhalim. Sementara tiga nama yang lolos seleksi namun terkendala nilai adalah Dikna Rahmada, Edi Candra, Lulu Sugiarto.(RMI/HRU)
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews