Connect With Us

Aiptu Eko Budi, Sosok di Balik Terbentuknya Kampung Tematik di Karawaci

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 Juli 2019 | 15:37

| Dibaca : 1459

Aiptu Eko Budi Santoso bersama warga saat menanam bibit cabai di pekarangan Kampung Pinkli. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Aiptu Eko Budi Santoso merupakan sosok di balik kesuksesan Kampung Pinkli (Pinggir Kali) di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Anggota Polri ini berhasil mengubah Kampung Pinkli yang sebelumnya pemukiman kumuh menjadi pemukiman layak huni.

Bahkan, berkat solekannya bersama warga, Ketua RT 03/04 tersebut telah membawa nama Kampung Pinkli menjadi juara Kampung PHBS tingkat Kota Tangerang pada 2017.

BACA JUGA:

"Alhamdulillah berkat kerjasama semua pihak, Kampung Pinkli ini jadi aman, nyaman dan bersih," ujarnya saat ditemui di Kampung Pinkli, Kamis (11/7/2019).

Pria yang berdinas di Satpas SIM Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota ini mengatakan Kampung Pinkli terbentuk didasari oleh tekadnya bersama warga untuk hidup bersih.

Terbentuknya Kampung Pinkli pun selaras dengan program Pemerintah Kota Tangerang yaitu Kampung Kita yang merubah konsep lingkungan kumuh menjadi sedap dipandang.

Dari pantauan TangerangNews, Kampung Pinkli bersih dari sampah. Rumah-rumah warga pun tampak rapi berwarna-warni.

Selain itu, terdapat spot foto instagramable yang dibuat dari ban bekas. Warga di kampung ini juga aktif bercocok tanam.

"Dulu memang di kampung ini kumuh, banyak sampah dan tidak terurus. Tapi sekarang sudah bagus," ucapnya.

"Saya bersama warga membentuk kampung tematik ini tidak serta merta untuk mengejar lomba. Yang jelas, demi hidup sehat," sambungnya.

Menurut Eko, menjaga kekompakan membutuhkan waktu dan proses yang panjang.

Walau begitu, kesibukannya bersama warga tidak mengganggu pekerjaannya sebagai anggota Polri.

Oleh karena itu, ia selalu menyempatkan diri untuk ikut bergabung bersama warga dalam kegiatan.

"Memang seluruh warga di sini yang sebelumnya tidak peduli terhadap lingkungan, sekarang menjadi aktif, bahu-membahu demi terciptanya kampung layak huni. Semua itu butuh proses," tuturnya.

Ia berharap Kampung Pinkli tetap terjaga dan dapat diadopsi oleh kampung lain sehingga Kota Tangerang semakin layak dikunjungi.

"Ke depan adalah tugas kami bersama warga untuk merawat kampung ini menjadi lebih baik lagi," tukasnya.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
30 Meter Panjang Gorong-gorong yang Jadi Akses Napi Kabur di Lapas Tangerang

30 Meter Panjang Gorong-gorong yang Jadi Akses Napi Kabur di Lapas Tangerang

Senin, 21 September 2020 | 21:33

TANGERANGNEWS.com–Cai Changpan, 53, kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang, dengan cara membuat jalur tikus melalui gorong-gorong lapas

BISNIS
Aplikasi Jiwa+ Makin Mudah Pesan Kopi

Aplikasi Jiwa+ Makin Mudah Pesan Kopi

Sabtu, 19 September 2020 | 13:29

TANGERANGNEWS.com-Jiwa Group merilis Jiwa+, sebuah aplikasi

TANGSEL
Pegawai Tangsel 75 Persen WFH, yang Keluyuran Terancam Sanksi

Pegawai Tangsel 75 Persen WFH, yang Keluyuran Terancam Sanksi

Senin, 21 September 2020 | 20:10

TANGERANGNEWS.com-Meski memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH), namun pegawai Pemkot Tangsel dituntut tetap melaksanakan pekerjaan seperti biasanya. Mereka yang kedapatan keluyuran

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute