Connect With Us

Bareng Puluhan Wali Kota, Airin Tanam Pohon Khas Tangsel di Semarang

Yudi Adiyatna | Kamis, 4 Juli 2019 | 13:01

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat melakukan penanaman pohon, dalam rangkaian kegiatan Apeksi hari kedua, di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang, Kamis (4/7/2019) pagi, (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan Wali Kota Anggota Apeksi melakukan penanaman pohon, dalam rangkaian kegiatan Apeksi hari kedua, Kamis (4/7/2019) pagi, di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rachmi Diany mengatakan, aksi penanaman pohon merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam setiap pelaksanaan Rapat Kerja Apeksi dan diharapkan dapat terus berjalan guna merawat serta menjaga kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:

"Saya titip supaya bisa ditanam pohon khas masing-masing wilayahnya di sini, di Semarang. Mudah-mudahan sepuluh tahun yang akan datang kita bisa kembali lagi di sini," ujar Airin.

Wali Kota Tangsel ini pun kemudian menanam pohon khas dari Tangerang Selatan, yakni Pohon Putat. Jenis pohon ini merupakan pohon yang dapat mencapai tinggi 50 m, diameter 200 cm, dengan batang yang tegak, lurus, dan berbanir.

"Simbol pohon ini merupakan kekokohan bagi kita bersama para Wali kota di Indonesia," tutur Airin.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

BANTEN
Gubernur Banten Tegaskan Anyer Harus Berbenah Agar Kembali Diminati Wisatawan

Gubernur Banten Tegaskan Anyer Harus Berbenah Agar Kembali Diminati Wisatawan

Senin, 29 Juni 2026 | 15:12

Gubernur Banten, Andra Soni mendorong semua pihak agar dapat mengembalikan kejayaan kawasan wisata Anyer sebagai pilihan utama (top of mind) destinasi liburan bagi masyarakat domestik, khususnya warga Jakarta dan wilayah aglomerasinya.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill