Connect With Us

Bareng Puluhan Wali Kota, Airin Tanam Pohon Khas Tangsel di Semarang

Yudi Adiyatna | Kamis, 4 Juli 2019 | 13:01

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat melakukan penanaman pohon, dalam rangkaian kegiatan Apeksi hari kedua, di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang, Kamis (4/7/2019) pagi, (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan Wali Kota Anggota Apeksi melakukan penanaman pohon, dalam rangkaian kegiatan Apeksi hari kedua, Kamis (4/7/2019) pagi, di Hutan Wisata Tinjomoyo, Semarang.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rachmi Diany mengatakan, aksi penanaman pohon merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam setiap pelaksanaan Rapat Kerja Apeksi dan diharapkan dapat terus berjalan guna merawat serta menjaga kelestarian lingkungan.

BACA JUGA:

"Saya titip supaya bisa ditanam pohon khas masing-masing wilayahnya di sini, di Semarang. Mudah-mudahan sepuluh tahun yang akan datang kita bisa kembali lagi di sini," ujar Airin.

Wali Kota Tangsel ini pun kemudian menanam pohon khas dari Tangerang Selatan, yakni Pohon Putat. Jenis pohon ini merupakan pohon yang dapat mencapai tinggi 50 m, diameter 200 cm, dengan batang yang tegak, lurus, dan berbanir.

"Simbol pohon ini merupakan kekokohan bagi kita bersama para Wali kota di Indonesia," tutur Airin.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill