Connect With Us

Pamerkan Anggrek, Delegasi Tangsel Semarakkan Pawai Budaya Apeksi 2019

Yudi Adiyatna | Kamis, 4 Juli 2019 | 12:44

Kegiatan Semarang Night Carnival "Pawai Budaya Apeksi 2019" yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Raya Pemuda, depan kantor Balai Kota Semarang, Rabu (3/7/2019) malam. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Para peserta Rakernas Apeksi XIV disuguhi dengan perhelatan Semarang Night Carnival "Pawai Budaya Apeksi 2019" yang diselenggarakan di sepanjang Jalan Raya Pemuda, depan kantor Balai Kota Semarang, Rabu (3/7/2019) malam.

Para peserta pawai budaya yang terdiri dari delegasi masing-masing kota, sukses menghibur ribuan warga Semarang yang hadir dengan bermacam penampilan atraksi budaya yang ditampilkan.

BACA JUGA:

Kota Tangel sebagai daerah asal Ketua Dewan Pengurus Apeksi mendapat giliran pertama untuk tampil, dengan menunjukkan ciri khas kebudayaan Betawi dan Bunga Anggrek sebagai icon kotanya.

Delegasi Tangsel dipimpin langsung oleh Sekda Tangsel Muhamad dan pelawak Narji membawa 154 orang rombongan.

"Tentu ini menjadi kebanggaan kita semua. Ini menjadi tontonan dan tntunan. Bahwa Indonesia negara besar memiliki budaya sangat luar biasa. Ini ajang bertukar budaya dari Sabang sampai, Merauke " kata Airin.

Acara Pawai Budaya Apeksi sendiri digelar sejak pukul 19.00 dan baru berakhir hingga jam 01.00 WIB.(RAZ/RGI)

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill