Connect With Us

Program Tangerang Cerdas Centre Akan Akomodir Anak Putus Sekolah

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 Juli 2019 | 13:17

Peresmian program Tangerang Cerdas Centre di SMPN 24 Kota Tangerang, Jumat (12/7/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan meluncurkan program Tangerang Cerdas Centre sebagai upaya pengentasan anak putus sekolah.

Program yang diluncurkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ini berlangsung di SMPN 24 Kota Tangerang, Jumat (12/7/2019).

Arief mengatakan latar belakang program ini karena banyaknya laporan ihwal anak-anak di Kota Tangerang yang putus sekolah dan tak sanggup menebus ijazah.

Menurut Arief, lewat program ini, Pemkot Tangerang akan membiayai anak-anak yang putus sekolah tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga :

Selain itu, kata Arief, Pemkot Tangerang juga akan bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Forum Corporate Sosial Responsibilities (CSR) untuk menunjang pendanaan program tersebut.

Sehingga anak-anak yang putus sekolah dapat kembali mengenyam pendidikan demi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kota Tangerang.

"Sekarang kita sama-sama ingin memberikan jaminan terbaik bagi Kota Tangerang karena yang bisa menjamin Kota ini lebih baik itu adik-adik kita dan generasi penerus bangsa ini," papar Arief.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan berdasarkan data Dinas Sosial terdapat 4.000 anak di Kota Tangerang yang putus sekolah.

"Tapi datanya akan kita telusuri lagi, cek dan ricek ke Lurah dan Camat segala macam sampai ke sekolah terdekat," katanya.

Jamal menambahkan lewat program ini Pemkot Tangerang menjamin anak-anak putus sekolah untuk bisa mengenyam pendidikan di negeri dan swasta serta paket A, B dan C.

"Bantuannya biaya anak-anak sekolah, termasuk biaya bulanan dan pakaiannya," tukasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

WISATA
8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46

Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill