Connect With Us

Warga Resah, Pelayanan Publik di Komplek Kemenkumham Tangerang Kembali Berjalan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 Juli 2019 | 13:18

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat jumpa pers di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah membatalkan penyetopan layanan publik di komplek-komplek Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), karena adanya keresahan warga.

Sebelumnya, Arief sempat membuat kebijakan bahwa Pemerintah Kota Tangerang tidak akan memberikan sejumlah layanan seperti angkut sampah, perbaikan drainase, perbaikan dan penerangan jalan di pemukiman penduduk yang berada di atas lahan Kemenkumham.

"Pelayanan publik di komplek warga dibuka kembali. Ini kebijakan saya," ujar Arief dalam jumpa pers di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/7/2019).

Arief mengatakan, ia sudah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk tetap melayani warga yang tinggal di komplek Kehakiman dan Komplek Pengayoman.

BACA JUGA:

"Tadi pagi sudah diperintahkan DLH untuk layani warga seperti biasa," katanya.

Menurut Arief, pembatalan layanan publik tersebut setelah ia melakukan pertemuan dengan perwakilan warga Komplek Kehakiman dan Komplek Pengayoman di kediamannya, Jalan Sinar Hati, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (14/7/2019).

"Kemarin sore perwakilan warga datang ke rumah melakukan pembahasan agar pelayanan publik tetap berjalan," ucapnya.

Adis, Ketua RT 03/12 Komplek Pengayoman mengungkapkan warga resah ketika mendengar dan membaca surat keberatan serta klarifikasi Arief atas pernyataan Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly, yang salah satu poinnya memberhentikan pelayanan publik di Komplek Kehakiman dan Komplek Pengayoman.

"Dampak dari surat itu membuat kami merasa resah karena selama ini kami tidak pernah ada masalah di Pemerintah Kota Tangerang," katanya.

Adis menuturkan selama ini Pemerintah Kota Tangerang selalu memberikan dan melayani warga Komplek Pengayoman dengan baik. 

Menurutnya, setelah adanya surat keberatan dan klarifikasi Arief, penerangan jalan di Komplek Pengayoman pada Minggu (14/7/2019) malam sempat padam. Namun, sejak pagi ini petugas kebersihan dari DLH melayani warga seperti biasanya.

"Kami rasakan dampaknya semalam di komplek kami gelap karena lampu dipadamkan. Tapi tadi pagi sudah berjalan, ada petugas angkut sampah," pungkasnya.(RAZ/RGI)

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill