PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert
Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TANGERANGNEWS.com — Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta masyarakat Kota Tangerang untuk berdoa agar permasalahannya dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait kisruh lahan-lahan Kemenkumham selesai.
Hal itu disampaikan Arief saat berorasi di hadapan ratusan pengunjuk rasa, di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (18/7/2019).
"Doakan, kita harus hadapi dengan kepala dingin hati yang tenang, dan Insya-Allah Tuhan Yang Maha Esa akan memberikan yang terbaik untuk Kota Tangerang," ujar Arief.
BACA JUGA:
Arief menganggap para pengunjuk rasa yang turun ke jalan menuntut Kemenkumham menyerahkan fasilitas sosial (fasos) fasilitas umum (fasum)-nya kepada Pemerintah Kota Tangerang ini merupakan sebuah harapan.

"Harapan masyarakat adalah harapan kita semua. Saya memohon maaf karena memang kaitan lahan ini sudah lama kita mau selesaikan," kata Arief.
Selain itu, Arief meminta masyarakat Kota Tangerang untuk tidak terpancing emosi. Ia juga menginginkan bila masyarakatnya itu tidak menghujat Menkumham Yasonna Laoly.
"Jadi rasanya kesempatan ini mengajak semua pihak untuk sabar. Jangn terprovokasi. Kita tunjukan bahwa masyarakat menginginkan lahan ini diselesaikan dengan cara Akhlakul Karimah. Kita tidak ingin masyarakat menghujat Menkumham," ucapnya.

Sekali lagi, Arief meminta masyarakat untuk berdoa agar permasalahannya dengan Menkumham soal lahan-lahan Kemenkumham yang ada di Kota Tangerang selesai.
"Mohon berdoa bersama supaya gedung MUI, mal pelayanan publik, dan jalan (Jalan Satria Sudirman) dapat diserahterimakan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TODAY TAGAkibat banjir yang terjadi sejak hari Minggu 11 Januari 2026 hingga Jumat 16 Januari 2026, sebanyak 119 desa yang terletak di Kabupaten Tangerang terendam.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews