Connect With Us

Arief Minta Masyarakat Tidak Hujat Kemenkumham

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 18 Juli 2019 | 13:27

Ratusan warga Kota Tangerang menggelar aksi unjuk rasa menuntut Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di depan gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (18/7/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com — Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta masyarakat Kota Tangerang untuk berdoa agar permasalahannya dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait kisruh lahan-lahan Kemenkumham selesai.

Hal itu disampaikan Arief saat berorasi di hadapan ratusan pengunjuk rasa, di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (18/7/2019).

"Doakan, kita harus hadapi dengan kepala dingin hati yang tenang, dan Insya-Allah Tuhan Yang Maha Esa akan memberikan yang terbaik untuk Kota Tangerang," ujar Arief.

BACA JUGA:

Arief menganggap para pengunjuk rasa yang turun ke jalan menuntut Kemenkumham menyerahkan fasilitas sosial (fasos) fasilitas umum (fasum)-nya kepada Pemerintah Kota Tangerang ini merupakan sebuah harapan.

"Harapan masyarakat adalah harapan kita semua. Saya memohon maaf karena memang kaitan lahan ini sudah lama kita mau selesaikan," kata Arief.

Selain itu, Arief meminta masyarakat Kota Tangerang untuk tidak terpancing emosi. Ia juga menginginkan bila masyarakatnya itu tidak menghujat Menkumham Yasonna Laoly.

"Jadi rasanya kesempatan ini mengajak semua pihak untuk sabar. Jangn terprovokasi. Kita tunjukan bahwa masyarakat menginginkan lahan ini diselesaikan dengan cara Akhlakul Karimah. Kita tidak ingin masyarakat menghujat Menkumham," ucapnya.

Sekali lagi, Arief meminta masyarakat untuk berdoa agar permasalahannya dengan Menkumham soal lahan-lahan Kemenkumham yang ada di Kota Tangerang selesai.

"Mohon berdoa bersama supaya gedung MUI, mal pelayanan publik, dan jalan (Jalan Satria Sudirman) dapat diserahterimakan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill