Connect With Us

PDIP Tangerang Akan Bahas Aset Kemenkumham di Kongres

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:35

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Gatot Wibowo. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Gatot Wibowo mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan isu aset Kemenkumham yang berada di Tangerang dalam Kongres di Bali pada 8-11 Agustus 2019 mendatang.

Gatot mengatakan, isu aset yang akan disampaikan melalui pandangan umum atau dibacakan dalam kongres itu agar pemerintah pusat membahas peraturan kota pemekaran.

"Kita berharap PDIP mengusulkan ke pemerintahan Jokowi agar permasalahan aset dibahas," ujarnya kepada TangerangNews di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Kamis (25/7/2019).

BACA JUGA:

Gatot menuturkan, permasalahan serah terima aset Kemenkumham dan Kabupaten Tangerang yang berada di Kota Tangerang harus segera tuntas. Pasalnya, menurut Gatot, aset-aset itu sama-sama dimanfaatkan untuk kepentingan penyelenggara pemerintahan.

"Jangan tersandung ke peraturan pemekaran lagi, karena sama-sama untuk penyelenggaraan," ucapnya.

Selain membawa isu aset, kata Gatot, pihaknya juga menginginkan Megawati Soekarnoputri kembali memimpin PDI Perjuangan. Alasannya, karena Megawati merupakan sosok "Ibu".

"Karena memang sosok ibu yang bisa menyatukan semua komponen yang ada di PDIP," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Terapkan WFH Sampai 30 Maret, Kinerja ASN Dipantau Lewat Sistem Digital

Pemkot Tangsel Terapkan WFH Sampai 30 Maret, Kinerja ASN Dipantau Lewat Sistem Digital

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 30 Maret 2026.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

TEKNO
Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:35

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill