Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANGNEWS.com—Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tangerang 15 sudah tiga tahun menumpang belajar di gedung eks SDN Sukasari 4 dan 5, samping TangCity Mal, Cikokol, Kota Tangerang. Imbasnya, ratusan siswa pun mengundurkan diri.
Kepala SDN Tangerang 15 Lina Nurlia mengatakan, 201 siswanya mengundurkan diri atau berpindah ke sekolah lain.
Menurut Lina, ratusan siswa itu berpindah ke sekolah lain disaat tahun ajaran baru.
Kata Lina, mereka berpindah dengan alasan wali murid mengeluhkan lokasi sekolah yang jauh.
Selain itu, wali murid juga mengeluh kondisi gedung yang ditempati anaknya bersekolah ini kurang nyaman.
Baca Juga :
"Kita kekurangan murid. Dari 630 siswa, sekarang hanya 429 siswa. Setiap tahun ajaran baru, problem kami adalah murid pada pindah," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (30/7/2019).
Lina mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir penerimaan peserta didik baru, SDN Tangerang 15 pun semakin kurang diminati.
"Tadinya murid baru yang daftar ada 300-350 peserta, tapi ini hanya 10-15 peserta," ucap Lina.
Berdasarkan pantauan TangerangNews, gedung SDN Tangerang 15 yang menumpang di gedung eks SDN Sukasari 4 dan 5, samping TangCity Mal, Cikokol, Kota Tangerang, bangunannya sudah tua.
Gedung itu, diresmikan Wakil Presiden Republik Indonesia Tri Sutrisno pada tahun 1994. Terdapat atap sekolah di lantai dua yang sudah keropos. Meskipun begitu, gedung tersebut masih layak untuk digunakan proses kegiatan belajar mengajar.(RMI/HRU)
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.
Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews