Banten Jadi Magnet Perantau, 16,87 Persen Penduduknya Pendatang
Minggu, 19 April 2026 | 22:58
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 16,87 persen penduduk di Provinsi Banten merupakan penduduk migran.
TANGERANGNEWS.com—Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna H Laoly datang ke Kota Tangerang, Jumat (2/8/2019).
Kedatangannya untuk membuka acara Jambore Pemasyarakatan Anak Sejahtera (JAMPAS) se-Nasional yang digelar selama 2-4 Agustus 2019 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang.
Dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat pun hadir. Kecuali, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.
Dari pantauan TangerangNews, selain Yasonna dan jajarannya, pejabat yang hadir adalah Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin.
BACA JUGA:
Dalam sambutannya, Andika menyampaikan kehadiran Sachrudin dapat mempererat hubungan antara Kemenkumham dengan Pemerintah Kota Tangerang.
"Semoga dengan hadirnya Wakil Wali Kota Tangerang hubungan Kemenkumham dengan Kota Tangerang lebih baik," ujarnya di hadapan Yasonna.

Sementara itu, Yasonna pun menyambut baik pernyataan Andika. Yasonna dalam sambutannya pula mengatakan, bahwa ia menitipkan salam untuk Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang tampak tidak hadir.
"Sampaikan salam saya sama Pak Wali," ucap Yasonna dalam pembukaan sambutannya di atas mimbar.
Arief diketahui tidak menghadiri acara tersebut karena berada dalam acara di Festival Cisadane. Dia tampak asik menabuh genderang di atas perahu naga.
"Ceritanya jadi ketua tim dayung. Gebug-gebug gendang supaya yang dayung semangat," kata Arief.(RAZ/RGI)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 16,87 persen penduduk di Provinsi Banten merupakan penduduk migran.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.
Perang Iran vs Israel-AS membuat khawatir negara-negara dikawasan, akan ancaman kelangkaan kebutuhan minyak di negerinya, yang berpotensi menyebabkan timbulnya krisis energi dunia. Tidak terkecuali di Indonesia.
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews