Connect With Us

Wagub Banten Angkat Bicara Soal Truk Renggut Nyawa di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 2 Agustus 2019 | 14:52

Sebuah truk tanah mengalami peristiwa kecelakaan dan menimpa satu unit mini bus, di Jalan Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (1/7/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy angkat bicara ihwal insiden truk yang terguling hingga menindih mini bus dan menewaskan empat penumpang.

Andika mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten akan memperketat pengawasan operasional truk yang mengaspal di Banten, termasuk Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

"Nanti kita akan evaluasi dan kaji dengan dishub (dinas perhubungan) untuk bagaimana lebih mengetatkan kendaraan berat itu, agar tidak bisa menerobos jalan yang dilarang," ujarnya setelah menghadiri acara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang, Jumat (2/8/2019).

BACA JUGA:

Andika menuturkan, Dishub Provinsi Banten akan berkolaborasi dengan Dishub Kota Tangerang maupun Kabupaten Tangerang untuk melakukan pemetaan ruas jalan yang dilintasi truk bermuatan tanah itu.

Pasalnya, dump truk ini kerap melanggar aturan yang berlaku dengan menerobos ruas jalan yang dilarang. Sementara terkait pengawasan, menurut Andika pihaknya akan melibatkan Kepolisian Lalu Lintas.

"Rata-rata kan kendaraan berat itu menerobos dan melanggar," ucapnya.

Andika menambahkan, rambu-rambu lalu lintas sudah difasilitasi di hampir setiap ruas jalan, termasuk Jalan Imam Bonjol yang menjadi lokasi kecelakaan truk menindih mini bus hingga mengakibatkan empat korban meninggal.

Ia juga mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi terciptanya keselamatan.

"Jadi kalau dalam kapasitas pengawasan memang kan rambu-rambu yang sudah diterapkan dishub kota, kabupaten, provinsi itu yang harus dipatuhi pengguna jalan," pungkasnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill