Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com—Inspektorat Kota Tangerang masih mempelajari pelaporan Pusat Kajian Anti Korupsi Tangerang (PUKAT) terkait dugaan praktik penyelewengan anggaran negara dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
"Kami masih mempelajari kasusnya," ujar Hari Purwanto, Sekretaris Inspektorat Kota Tangerang di Tangerang, Jumat (9/8/2019).
Hari mengatakan, sejauh ini belum ditemukan indikasi ada penyimpangan dalam proses lelang tender yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
BACA JUGA:
"Proses pengadaan belum ditemukan indikasi penyimpangan," katanya.
Pasalnya, menurut Hari, 11 paket—lelang pekerjaan melalui tender—yang pengadaannya dilakukan sepanjang 2016-2018 telah diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Proyek-proyek tahun sebelumnya sudah diperiksa sama internal dalam hal ini BPK," ucapnya.
Namun, Inspektorat akan tetap menindaklanjuti pelaporan dugaan penyimpangan anggaran negara ini dengan mempertanyakan tindakan pemeriksaan yang dilakukan BPK.
"Kalau pun ada, itu sudah ditindaklanjuti BPK atau belum? Kalau ada kami tindaklanjuti," pungkasnya.(MRI/RGI)
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews