Connect With Us

Stres Sering Dibully, Pemuda di Ciledug Ini Nekat Panjat Sutet

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 16 Agustus 2019 | 14:07

Seorang pemuda nekat memanjat menara sutet di Perumahan Metro Garden, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (16/8/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Yoga, seorang pemuda nekat memanjat menara sutet di Perumahan Metro Garden, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (16/8/2019) pukul 01.00 WIB. Pria berusia 18 tahun ini diduga mengalami stres.

Pemuda tersebut sempat duduk di tengah ketinggian sutet. Namun, beruntung petugas Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sigap datang ke lokasi.

“Sudah berhasil dievakuasi pukul 02.00 WIB,” ujar Hambali Bakar, Kasie Kedaruratan BPBD Kota Tangerang.

BACA JUGA:

Petugas melakukan evakuasi dengan cara naik menggunakan tangga, kemudian membujuk Yoga.

Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto mengatakan, pemuda asal Pemalang ini nekat memanjat sutet karena mengalami stres. “Hasil interogasi, yang bersangkutan stres karena sering dibully (dirundung) di tempat kerjaannya,” katanya.

Menurut Kapolsek, Yoga bekerja sebagai buruh di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Selama bekerja, Yoga tinggal bersama sanak saudaranya di Rempoa, Kota Tangerang Selatan “Yang bersangkutan sudah dijemput keluarganya,” pungkasnya.(RAZ/RGI)

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill