Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com—Beragam cara dilakukan warga Tangerang untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia.
Warga di Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang misalnya. Mereka ingin Indonesia tak hanya merdeka dari penjajahan. Namun, mereka juga ingin Indonesia khususnya di Kota Tangerang merdeka dan bebas dari masalah sampah.
Keinginan Kota Tangerang terbebas dari sampah itu dilakukan warga dengan cara deklarasi pada Sabtu (17/9/2019).

Deklarasi itu dilakukan sekelompok warga dengan berjalan kaki mengitari 8 wilayah rukun warga (RW) di Kelurahan Pabuaran Tumpeng.
Tak hanya mengitari pemukiman warga, sambil membentangkan spanduk, mereka juga turut memunguti sampah di sepanjang perjalanan itu.
Spanduk yang dibentangkan bertuliskan "Dilarang keras membuang sampah di tempat ini. Dikenakan sanksi hukum Perda Ketertiban Umum No. 6 Tahun 2011 Pasal 7 Ayat 1".
Baca Juga :
Oktian Jaya Wiguna, peserta deklarasi mengatakan, pihaknya ingin wilayah Kota Tangerang terbebas dari sampah.
"Kami memanfaatkan momentum hari kemerdekaan Indonesia agar merdeka dari sampah. Kami ingin di pemukiman warga tanpa dilengkapi fasilitas TPS (tempat pembuangan sampah)," ujarnya kepada TangerangNews.
Pria yang akrab disapa Aan ini mengatakan, sampah masih menjadi persoalan serius. Menurutnya, pemukiman tanpa difasilitasi TPS bisa menjadi salah satu solusi untuk memecahkan masalah sampah.
"Sehingga warga mandiri dan bisa mengelola sampahnya sendiri, bahwa sampah yang bisa didaur ulang sangat bermanfaat," katanya.
Aan mengeklaim, wilayah Pabuaran Tumpeng—Benua Hijau Indonesia—menjadi percontohan bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang dalam mengelola sampah.
"Kami memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) untuk penghijauan lingkungan. Nah, fasilitas ini akan direplikasi di setiap kelurahan se-Kota Tangerang," tuturnya.
Kegiatan warga di TPST itu, kata Aan, mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk. Sedangkan sampah anorganik ditampung di bank sampah.
"TPST sangat bermanfaat. Jadi, selain penghijauan lingkungan, bisa juga meningkat ekonomi masyarakat," ucapnya.
Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Buceu Gartina membenarkan jika wilayah Pabuaran Tumpeng dijadikan percontohan dalam pengadaan fasilitas TPST.
Bahkan ia menyebut, wilayah Pabuaran Tumpeng malah menjadi lokasi percontohan Dinas Lingkungan Hidup dalam penerapan angkutan sampah hanya pada pukul 06.00-10.00 WIB setiap harinya.
"Ya, menjadi percontohan. Kami akan terapkan se-Kota Tangerang. Sehingga kota ini terbebas dari sampah karena warganya mandiri," pungkasnya.(RMI/HRU)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGKabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews