Connect With Us

Mahasiswa Papua di Kota Tangerang Pastikan Tidak Terprovokasi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 Agustus 2019 | 21:34

| Dibaca : 1339

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim menemui perwakilan mahasiswa asal Papua di bilangan Modernland, Kota Tangerang, Selasa (20/8/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Para mahasiswa yang sedang menjalani masa perkuliahan di STKIP Surya, Karawaci, Kota Tangerang menyatakan tidak terprovokasi dengan peristiwa ricuh di Manokwari, dan sejumlah daerah di Indonesia.

Hal itu terungkap saat Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim menemui perwakilan mahasiswa asal Papua di bilangan Modernland, Kota Tangerang, Selasa (20/8/2019).

Upaya pertemuan tersebut dilakukan agar kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah tidak meluas ke wilayah hukumnya. Abdul mengatakan, hingga saat ini mahasiswa asal Papua dipastikan aman berada di Kota Tangerang. 

"Jadi kegiatan hari ini memang ada dua agenda yang kita lakukan. Dua agenda ini memastikan bahwa wilayah Kota Tangerang ini kita nyatakan aman. Dan tidak terprovokasi," jelasnya.

Dalam pertemuan ini Karim mengatakan pada mahasiswa Papua yang ada di Kota Tangerang untuk bisa fokus menuntut ilmu. Terlebih, polisi memastikan keamanan mereka di wilayah hukum yang menjadi tanggung jawabnya. 

BACA JUGA:

"Tentunya kita bisa memberikan jaminan keamanan baik dari seluruh elemen masyarakat baik mahasiswa maupun masyarakat khususnya dari wilayah Timur Papua yang sedang sekolah di wilayah kita, kita berikan jaminan keamanan," katanya. 

Karim menambahkan, menyusul memanasnya kericuhan yang terjadi di Papua, dirinya meminta seluruh mahasiswa untuk tidak ikut terprovokasi. Selain itu, dia meminta kepada mahasiswa agar tidak mudah menerima informasi hoaks begitu saja. 

"Tentunya kita  sudah imbau juga jangan terprovokasi khususnya mahasiswa jangan mudah percaya hoak kalau ada hoak bisa  diantisipasi lebih awal," tukasnya. 

Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan STKIP Surya Fransiskus Fransus menuturkan selama ini pihaknya mengaku aman saat berada di Kota Tangerang. 

"Kami banyak ucapkan makasih kepada Polri kami aman dan tidak ada hambatan apapun dalam kegiatan kami atau pun dari kampus maupun berbagai sekolah untuk PPPL dan penelitian dan anak kami bebas melakukan apapun sepeti biasa," katanya.

Fransiskus memastikan semenjak ramainya kericuhan yang terjadi di beberapa wilayah pihaknya mengaku tidak ikut terprovokasi.

"Jadi kami tidak terganggu dengan peristiwa yang sedang terjadi di tempat lain karena kami fokus membangun masa depan Indonesia melalui guru-guru," jelasnya. 

Fransiskus mengaku terkait adanya kegaduhan yang disebabkan provokasi, dirinya memastikan mahasiswa Papua yang ada di wilayah Tangerang tidak akan termakan isu hoaks.

"Tangerang adalah rumah kami jadi rumah dimana kami tumbuh dam mereka yang akan menjadi agen untuk merubah masyarakat kita supaya cinta terhadap matematika, fisika, kimia dan TIK. Anak -anak kami punya daya kritis yang tinggi untuk bisa menelaah dan memilah informasi yang ada karena mereka guru dan jiwa mereka itu guru dalam hidup mereka yang paling penitng adalah membuat orang berubah," kata dia. 

Dia menambahkan tidak sedikit warga Papua yang sengaja merantau ke berbagai wilayah. Hal itu menurutnya dilakukan untuk kembali membangun tanah kelahirannya nanti. 

"Kami telah meluluskan 600 ke berbagai daerah dan saat ini ada 200 mahasiswa dan semua juga akan kembali ke daerah asal masing- masing untuk membangun daerah di sana. Karena misinya gitu," pungkasnya.(MRI/RGI)

TOKOH
Innalillahi, Sastrawan Sapardi Djoko Darmono Tutup Usia

Innalillahi, Sastrawan Sapardi Djoko Darmono Tutup Usia

Minggu, 19 Juli 2020 | 12:07

TANGERANGNEWS.com-Dunia seni dan sastra Indonesia kini sedang berduka. Sastrawan kondang, Sapardi Djoko Darmono meninggal dunia, Minggu (19/7/2020)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Ayah & Bunda, Tanamkan Sikap Kritis kepada Buah Hati Sejak Dini

Sabtu, 4 Juli 2020 | 13:11

TANGERANGNEWS.com-Fase perkembangan anak membutuhkan pendampingan intens dari orang dewasa. Kemudahan mengakses internet membuat

BANDARA
Listplang Gedung Parkir Bandara Soekarno-Hatta Lepas

Listplang Gedung Parkir Bandara Soekarno-Hatta Lepas

Senin, 3 Agustus 2020 | 21:27

TANGERANGNEWS.com–Listplang atau sisi atap Gedung Parkir Domestik Terminal

MANCANEGARA
Gara-gara Berantakan, Kamar Pria Ini Ditinggali Buaya

Gara-gara Berantakan, Kamar Pria Ini Ditinggali Buaya

Minggu, 2 Agustus 2020 | 18:04

TANGERANGNEWS.com-Akibat kondisi kamar berantakan tak terurus, seekor buaya tinggal di rumah milik seorang pria di asal China. Bahkan pria tersebut tak sadar jika selama ini dirinya tidur dengan buaya paling berbahaya

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi