Connect With Us

Tenaga Minim, Tiap 40 SMP di Kota Tangerang Hanya Diawasi 1 Orang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 23 Agustus 2019 | 13:27

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Eksistensi tenaga pengawas sekolah sangat berperan demi meningkatkan mutu pendidikan. Namun, jumlah tenaga pengawas jenjang sekolah menengah pertama (SMP) pada satuan pendidikan di Kota Tangerang masih minim.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, tenaga pengawas SMP saat ini berjumlah enam orang.

"Kami akui bahwa tenaga pengawas SMP kurang dan masih butuh sekitar 15 orang," ujar Jamal kepada TangerangNews, Jumat (23/8/2019).

Menurut Jamal, enam tenaga pengawas ini bekerja ekstra. Mereka harus mengawasi, membina, membimbing, memantau, dan menilai 199 SMP negeri maupun swasta di Kota Tangerang.

Baca Juga :

"Walau kurang, tetapi pekerjaan mereka berjalan terus. Satu orang pengawas ada yang mengawasi 40 sekolah dan 30 sekolah," kata Jamal.

Dari total jumlah SMP negeri dan swasta yang ada, menurut Jamal, idealnya diawasi 20 orang tenaga pengawas.

Jamal mengatakan, pihaknya akan melakukan rekrutmen tenaga pengawas demi menambal jumlah kekurangan tersebut.

"Nanti Februari (2020) ada tes lagi. Jadi, tinggal nunggu," pungkas Jamal.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Tangsel dan Tangerang Masuk Daftar Kota dengan Jalan Terpanjang se-Jabodetabek

Tangsel dan Tangerang Masuk Daftar Kota dengan Jalan Terpanjang se-Jabodetabek

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:34

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

NASIONAL
Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:15

Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill