Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com—Eksistensi tenaga pengawas sekolah sangat berperan demi meningkatkan mutu pendidikan. Namun, jumlah tenaga pengawas jenjang sekolah menengah pertama (SMP) pada satuan pendidikan di Kota Tangerang masih minim.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, tenaga pengawas SMP saat ini berjumlah enam orang.
"Kami akui bahwa tenaga pengawas SMP kurang dan masih butuh sekitar 15 orang," ujar Jamal kepada TangerangNews, Jumat (23/8/2019).
Menurut Jamal, enam tenaga pengawas ini bekerja ekstra. Mereka harus mengawasi, membina, membimbing, memantau, dan menilai 199 SMP negeri maupun swasta di Kota Tangerang.
Baca Juga :
"Walau kurang, tetapi pekerjaan mereka berjalan terus. Satu orang pengawas ada yang mengawasi 40 sekolah dan 30 sekolah," kata Jamal.
Dari total jumlah SMP negeri dan swasta yang ada, menurut Jamal, idealnya diawasi 20 orang tenaga pengawas.
Jamal mengatakan, pihaknya akan melakukan rekrutmen tenaga pengawas demi menambal jumlah kekurangan tersebut.
"Nanti Februari (2020) ada tes lagi. Jadi, tinggal nunggu," pungkas Jamal.(RAZ/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews