Connect With Us

Anak-anak Lapas Tangerang Dilatih Eks Pemain Timnas U-23

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 26 Agustus 2019 | 20:41

Rahmad Darmawan saat melatih sepak bola kepada anak-anak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

 

TANGERANGNEWS.com—Mantan pemain tim nasional (Timnas) U-23 yang kini jadi pelatih Rahmad Darmawan melatih anak-anak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang.

Pelatihan tersebut berlangsung di lapangan sepakbola LPKA Kelas I Tangerang, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Senin (26/8/2019).

Rahmad Darmawan saat melatih sepak bola kepada anak-anak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang.

"Menurut saya, memberikan coaching clinic ini bagian dari memberi motivasi kepada mereka yang tanda kutip kurang beruntung saat masa berkembang karena memang harus melalui cobaan," ujarnya.

"Tetapi buat saya ini sesuatu hal yang bagus untuk mereka dan saya pribadi untuk bisa sedikit memberikan ilmu kepelatihan saya," imbuhnya.

Rahmad Darmawan saat melatih sepak bola kepada anak-anak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang.

Selain melatih, Rahmad menuturkan ia tengah membidik para warga binaan pemasyarakatan itu. Sebab, kata dia, sejumlah warga binaan tersebut memiliki bakat untuk menjadi pesepakbola.

"Kami bisa melirik talenta-talenta dari sini karena saya lihat mereka punya bakat," kata Rahmad yang saat ini aktif melatih klub TIRA Persikabo ini.

Rupanya, kedatangan Rahmad melatih warga binaan pemasyarakatan merupakan tindak lanjut dari program mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya yang bekerjasama dengan produser film Pemburu di Manchester Biru.

Baca Juga :

Produser film Pemburu di Manchester Biru, Reza Hidayat—didampingi dosen Universitas Prasetiya Mulya Neki Reinarto—menuturkan, kegiatan ini untuk memberikan aktivasi dari film tersebut.

Dalam film tersebut, kata Reza, bercerita mengenai putra terbaik Indonesia yang ingin memperjuangkan mimpinya hingga bisa bekerja di sebuah klub terbesar dunia, Manchester City.

"Karena cerita dasar film itu, kita juga harus menularkan ide-ide dan semangatnya ke semua lapisan anak-anak muda," kata Reza seraya menambahkan film Pemburu di Manchester Biru akan dirilis pada November 2019.

Rahmad Darmawan saat melatih sepak bola kepada anak-anak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang.

Kasie Pembinaan LPKA Kelas I Tangerang Herti Hartati mengucapkan terimakasi kepada pihak-pihak yang memberikan perhatian terhadap warga binaannya.

Sebab melalui aktivasi ini, sangat mendukung perkembangan warga binaannya dalam menumbuhkembangkan minat dan bakat serta potensinya untuk menjadi lebih profesional kelak setelah kembali ke lingkungan masyarakat

"Pastinya kami selalu menerima dengan senang hati luar biasa karena ternyata masyarakat luar itu betul-betul perhatian dan peduli terhadap anak-anak kami," ucap Herti yang didampingi staffnya, Andri Ferly.

"Kegiatan juga sebagai bentuk keberhasilan peranan subsie pendidikan dan latihan kerja dalam mengelola kegiatan eskul kegiatan pendidikan serta menjalin kerjasama dgn berbagai stakeholder," pungkas Herti.(RMI/HRU)

WISATA
13,8 Juta Wisatawan Datangi Kota Tangerang pada 2025, Didominasi Wisata Belanja ke Tangcity Mall

13,8 Juta Wisatawan Datangi Kota Tangerang pada 2025, Didominasi Wisata Belanja ke Tangcity Mall

Kamis, 1 Januari 2026 | 22:44

Kota Tangerang terus menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu destinasi wisata urban favorit di Jabodetabek dan sekitarnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Daftar SMA Paling Berprestasi di Kota Tangerang, Bisa Jadi Acuan SPMB 2026

Daftar SMA Paling Berprestasi di Kota Tangerang, Bisa Jadi Acuan SPMB 2026

Selasa, 30 Desember 2025 | 14:17

Para siswa kelas 9 di Kota Tangerang tengah bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA menjelang SPMB 2026. Tentunya, sekolah dengan rekam jejak prestasi menjadi incaran.

KAB. TANGERANG
Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Nyawa Dibayar Nyawa, Keluarga Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Guru Ngaji Dihukum Mati

Jumat, 2 Januari 2026 | 17:52

Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.

NASIONAL
KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

KUHAP Baru Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Guru Besar UI Nilai Supremasi Negara Terlalu Dominan

Jumat, 2 Januari 2026 | 12:26

Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill