Connect With Us

Dikabarkan Hanyut di Sungai Cisadane, Ternyata Sabrina Lagi Makan Bakso

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 September 2019 | 10:09

Suasana di kediaman Sabrina, gadis yang berusia 13 tahun yang dikabarkan hilang kini sudah ditemukan, Rabu (11/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Sabrina, warga Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang yang dikabarkan hilang sudah ditemukan.

Ternyata, gadis berusia 13 tahun itu tidak hanyut di Sungai Cisadane. Namun, saat sedang asyik makan bakso di kawasan Pasar Baru, Kota Tangerang.

"Ya, ternyata korban tidak tenggelam. Sekarang korban sudah ada di rumahnya," ujar Supriyatna, Komandan Regu Pencarian BPBD Kota Tangerang, Rabu (11/9/2019).

Padahal, para petugas BPBD Kota Tangerang sudah berupaya maksimal mencari Sabrina di Sungai Cisadane, Gerendeng, Kota Tangerang selama seharian.

BACA JUGA:

"Kemarin pencarian di air dihentikan pukul 17.00 WIB, tapi kita standby di darat sampai pukul 21.49 WIB. Rencananya hari ini mau pencarian lagi, ternyata sudah ditemukan," katanya.

Menurut warga, Sabrina ditemukan oleh ketua RT setempat sekitar pukul 07.00 WIB di kawasan Pasar Baru, Kota Tangerang. Saat itu, Sabrina sedang asyik makan bakso.

"Kemarin ramai kabar Sabrina tenggelam di sungai. Eh, taunya ada lagi makan bakso, ditemuin Pak RT," ucap Mila, warga Gerendeng, Kota Tangerang.

Selama seharian dikabarkan hanyut di Sungai Cisadane hingga membuat warga gempar, Sabrina ternyata sedang main di Pasar Baru. Jarak antara Pasar Baru dengan Gerendeng tak jauh, hanya sekitar 1 kilometer. 

Menurut warga pula, Sabrina mengalami keterbelakangan mental atau sarafnya terganggu hingga pikirannya tidak normal.

"Orangnya nggak waras. Kabar bahwa Sabrina hanyut juga berasal dari ibunya sendiri yang mengarang cerita," sebut Mila.

Diberitakan sebelumnya, BPBD Kota Tangerang menerima laporan ihwal korban tenggelam di Sungai Cisadane, Gerendeng, Kota Tangerang pukul 08.30 WIB, Selasa (10/9/2019).

BPBD pun langsung menerjunkan tim pencarian. Namun berdasarkan hasil assessment, informasi kehilangan korban simpang siur. Tetapi petugas tetap melakukan pencarian di Sungai Cisadane.

Sementara itu, Endin, warga sekitar, mengatakan bahwa informasi hilangnya Sabrina ini beredar di lingkungan warga sekitar pukul 06.00 WIB. 

Warga menduga kuat bahwa korban hilang karena hanyut di Sungai Cisadane. Sebab, kata Endin, korban tengah bermain di Sungai Cisadane dengan temannya, Sandi.(RAZ/RGI)

BANTEN
Wisata Anyer-Carita Ramai, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Pasca Status Siaga Anak Krakatau

Wisata Anyer-Carita Ramai, Pemprov Banten Perkuat Mitigasi Pasca Status Siaga Anak Krakatau

Senin, 13 Juli 2026 | 11:59

Aktivitas wisata di kawasan Pantai Anyer dan Carita tetap berlangsung normal meski Gunung Anak Krakatau (GAK) berstatus Level III (Siaga).

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill