Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Penerapan ganjil genap diperluas hingga 25 ruas jalan di kawasan Jakarta dengan tujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas dan polusi udara di Ibu Kota Indonesia ini.
Pemberlakuan aturan ini diklaim tidak berdampak bagi kondisi lalu lintas dan pengalihan masyarakat menggunakan transportasi publik di Kota Tangerang.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangerang Andhika Nugraha mengatakan, hingga saat ini kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor plat ganjil genap belum berdampak di kota dengan jumlah penduduk 2 juta jiwa ini.
“Kami lihat dan rasakan belum berdampak, ya. Di sini masih landai,” ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (13/9/2019).
Kebijakan ganjil genap tersebut juga tidak mengubah sirkulasi kendaraan harian di Kota Tangerang. Menurut Andhika, kondisi arus lalu lintas masih normal, walau volume kendaraan meningkat pada jam-jam sibuk, sehingga terdapat kemacetan di sejumlah ruas jalan Kota Tangerang.
BACA JUGA:
Indikatornya, Andhika menyebut efek peraturan ganjil genap di Jakarta belum berdampak di Kota Tangerang berdasarkan penumpang Bus Rapid Trans (BRT) Kota Tangerang.
Masyarakat juga masih tampak menggunakan kendaraan pribadi dari Kota Tangerang menuju Jakarta.
“Tidak berdampak karena penumpang di BRT jumlahnya masih sama,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk meningkatkan pelayanan sarana dan prasana transportasi publik, agar masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum.
“Sarana dan prasarana harus ditingkatkan demi memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Rusdi menambahkan, masyarakat saat ini sudah mulai menggunakan transportasi publik di Kota Tangerang.
Misalnya, penumpang kereta di Stasiun Tangerang selalu padat karena faktor kenyamanan. Sehingga, transportasi publik lainnya pun pelayanannya harus ditingkatkan.
“Kalau saya melihat Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan komitmen untuk perbaikan sarana BRT sebagai alternatif feeder ke Jakarta. Ke depan akan ada peremajaan angkutan kota (angkot), ya, mudah-mudahan ini menjadi solusi juga,” pungkasnya.(RAZ/RGI)
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGMeningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
Penetapan jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 menuai sorotan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews