Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel
Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TANGERANGNEWS.com—Tim panitia seleksi telah mengumumkan sederet nama yang telah lulus dan memenuhi persyaratan administrasi untuk seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang.
Sederet nama itu diantaranya Kepala Dispora Engkos Zarkasyi, Kepala Bapenda Said Endrawiyanto, Kadisperindag Herman Suwarman, Kepala BPBD Irman Pujahendra dan Kepala Disperkim Tatang Sutisna.
Kepala BKPSDM Kota Tangerang Akhmad Lutfi mengatakan, setelah mengikuti seleksi administrasi, para calon Sekda itu akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan.
BACA JUGA:
"Setelah kesehatan, terus memasuki tahapan tes," ujarnya saat ditemui TangerangNews, di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Senin (30/9/2019).
Lutfi mengatakan, proses seleksi untuk jabatan Sekda sangat sebentar. Mengingat jabatan saat ini tengah kosong. Ia pun memperkirakan, pada awal Oktober 2019 ini tahapan demi tahapan seleksi pun rampung.
"Perkiraan sampai awal Oktober pekan pertama selesai," katanya.
Setelah tahapan seleksi selesai, kata Lutfi, pihaknya akan mengajukan nama yang terpilih kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk waktu pelantikan.
"Pengumuman hasil seleksinya nanti dilaporkan ke KASN agar dapat izin pelantikan Sekda definitif," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .
TODAY TAGRute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.
Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews