Connect With Us

Wali Kota Tangerang Sebut Dampak Jika Eselon III & IV Dihapus

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:21

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah tengah mengkaji penghapusan level pangkat pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Hal itu menanggapi pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyatakan akan memutus jabatan eselon III dan IV demi memangkas birokrasi.

"Pemerintahan pusat, kan, inginnya semakin menyederhanakan birokrasi. Wacana eselon dikurangin supaya pindah ke fungsional, makanya itu sedang kita kaji dampaknya kayak apa," ujar Arief di Puspemkot Tangerang, Kamis (31/10/2019).

Arief menuturkan, pemangkasan eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang dipastikan mengubah struktural secara besar-besaran.

Menurut Arief, jika eselon setingkat jabatan kasie dan kabid ini dibilangkan, akan berdampak bagi jenjang karir pegawai.

Baca Juga :

 

Sehingga dikhawatirkan mempengaruhi motivasi para pegawai dalam bekerja dan melayani masyarakat.

"Secara struktural memang kita perlu berjenjang, karena ini kan bagian dari karir pegawai. Jadi tanpa mengurangi motivasi kinerja pegawai khususnya ASN, mudah-mudahan program-programnya bisa terwujud," jelasnya.

Walau Arief meyakini Indonesia akan semakin maju di bawah kepemimpinan Jokowi dan Maruf Amin, namun ia merasa belum mendapat dukungan penuh dari pemerintahan pusat.

Pasalnya, Arief mengakui kalau pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur di Kota Tangerang mengalami perlambatan.

"Harapannya pembangunan di Kota Tangerang bisa semakin meningkat, kita punya tantangan adanya perlambatan ekonomi, resesi dan lainnya. Maka kita semua harus mampu bekerja sama dan sama-sama kerja dengan dukungan pemerintah pusat," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:45

Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang resmi meluncurkan program SAHABAT MBR (Sahkan Bangunan Bersama Rakyat Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill