KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com—Masyarakat yang ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS) harus segera bersiap-siap mendaftarkan diri. Ada ratusan kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Tangerang yang tersedia.
Pemkot Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengusulkan kuota aparatur CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dibutuhkan untuk rekrutmen yang dibuka tahun 2019 ini.
"Untuk CPNS yang kami usulkan jumlahnya 130 dan untuk P3K berjumlah 800," ujar Akhmad Lutfi, Kepala BKPSDM Kota Tangerang kepada TangerangNews, Selasa (8/10/2019).
Lutfi menuturkan, Pemkot Tangerang membutuhkan aparatur untuk ditempatkan di berbagai bidang seperti tenaga kesehatan, tenaga pengajar, hingga tenaga teknis.
"Kami membutuhkan formasi guru, medis, dan tenaga infrastruktur," katanya.
Baca Juga :
Kota Tangerang dihuni 2 juta lebih penduduk. Maka diestimasikan, PNS yang yang diperlukan berjumlah 15 ribuan demi menunjang pelayanan publik.
Jumlah PNS di Kota Tangerang sendiri berdasarkan data BKPSDM Kota Tangerang saat ini hanya 8.170 orang. Jumlah itu, sudah dikurangi PNS yang pensiun sebanyak 295 orang.
Maka dengan jumlah itu pula, Pemkot Tangerang sebisa mungkin memaksimalkan kinerja mereka.
Seperti diketahui, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan menggelar rekrutmen calon PNS. Pelaksanaan tes seleksi itu direncanakan akan dimulai pada November 2019.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPolda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews