KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com—Produk-produk usaha kecil menengah (UKM) hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Tangerang semakin dikenal.
Kali ini, produk-produk tersebut dipamerkan dalam Expo Gebyar Pelangi Nusantara di Mal WTC Serpong, Kota Tangerang Selatan.
BACA JUGA:
Produk-produk yang dipamerkan diantaranya tas sulam pita, sajadah tebal, keset, sulaman-sulaman, hingga kerudung lukis.

Hal itu diungkapkan Kepala LPP Kelas IIA Tangerang Herlin Candrawati melalui Pelaksana tugas Kasie Kegiatan Kerja Indri Yudhit.
Ia mengatakan, turut sertanya produk warga binaan yang dipamerkan ini sebagai wujud nyata kerja sama LPP dengan stakeholder. Hal itu juga sebagai upaya memberikan ruang pemasaran bagi produk hasil warga binaan ini.

"Sehingga dapat memajukan produk-produk hasil karya warga binaan dan mendukung kemajuan produk dalam negeri," ujarnya kepada TangerangNews, Minggu (17/11/2019).
Menurutnya, produk-produk warga binaan LPP siap ikut serta dalam even besar apapun agar semakin dikenal dan merajai pasar lokal, nasional, bahkan mancanegara.
"Produk-produk kami sudah dipasarkan ke seluruh Indonesia. Pernah juga dipesan ke Bangkok dan USA untuk produk tas jeans sulam pita," ungkapnya.
Expo Gebyar Pelangi Nusantara digelar dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kota Tangerang Selatan yang berlangsung pada 15-16 November 2019. Even ini diharapkan dapat menggeliatkan produk UKM untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDaratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews