Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com—DPRD Kota Tangerang mengesahkan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2020 sebesar Rp 5,1 triliun, dalam rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu (27/11/2019).
Menurut juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang Kosasih, belanja daerah pada APBD 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp159,8 miliar, dari total belanja daerah tahun 2019 sebesar Rp 5,002 triliun.
"Sehingga total belanja daerah keseluruhan pada APBD tahun 2020 sebesar Rp5,162 triliun," ujarnya dalam rapat paripurna.
Ia menyampaikan, pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp4,580 triliun yang dipergunakan untuk belanja tak langsung sebesar Rp1,651 triliun dan belanja langsung sebesar Rp3,510 triliun.
"Dalam pelaksanaan belanja langsung, kami meminta kepada OPD-OPD yang memperoleh kegiatan tersebut harus dengan cepat dan tepat waktu, agar anggaran yang telah dialokasikan dapat diserap," jelasnya.
Baca Juga :
Sementara, Wali Kota Arief R Wismansyah mengatakan, APBD 2020 akan dipergunakan untuk prioritas pembangunan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. SDM, kata dia, harus berdaya saing demi bisa memberikan pelayanan publik yang inovatif dan integrasif.
"Hal ini dalam rangka menjawab tantangan prioritas visi dan misi Presiden yang baru, yakni pertama prioritas pengembangan SDM, pengembangan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi dan tentunya transformasi ekonomi," paparnya.(RAZ/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews