Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com—Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) berangkat dari Kota Tangerang menuju Jakarta.
Mereka akan mengepung Kantor PT Gudang Garam Tbk di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (28/11/2019).
Para buruh berangkat menggunakan 15 bus dan 10 mobil angkutan pribadi dengan estimasi massa berjumlah 1.100 orang. Titik kumpul berada di kawasan Cikokol. Sempat terjadi kemacetan lalu lintas akibat ramainya buruh ini.
"Massa kami juga akan bergabung dengan massa di Jakarta," ujar Dedi Sudrajat, Ketua KSPSI Provinsi Banten saat melepas rombongan buruh tersebut.
Ia menyatakan, demo tersebut merupaka imbas dari tidak adanya titik terang akibat dimutasinya 14 pekerja karena membentuk pimpinan unit kerja (PUK) di PT Surya Madistrindo.
Baca Juga :
Dedi menilai, PT Surya Madistrindo diduga melanggar UU No 21/2000 tentang Serikat Pekerja, karena menghalang-halangi pembentukan serikat, salah satunya dengan cara mutasi pengurus serikat.
"Mutasi karena bentuk serikat adalah upaya pemberangusan serikat. Ini bertabrakan dengan peraturan," jelasnya.
Dalam aksi di Jakarta, kata Dedi, pihaknya menuntut PT Gudang Garam untuk mencabut atau membatalkan keputusan mutasi terhadap seluruh pengurus PUK SPSI di PT Surya Madistrindo.
"Kami juga menuntut untuk hapuskan segala bentuk intimidasi dan kampanye anti pembentukan serikat," kata Dedi seraya menambahkan berikan kebebasan serikat kepada seluruh pekerja.(RMI/HRU)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, mulai Oktober hingga Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews