Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Hari AIDS Sedunia diperingati Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PDSPDI) Banten, mengajak warga untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap Orang Dengan Aids (ODA).
Mereka bersama komunitas masyarakat juga menandatangani spanduk sebagai bentuk solidaritas dan anti diskriminasi, di pelataran perkantoran Tangcity, Kota Tangerang, Minggu (1/12/2019).
"Kami ingin momentum 1 Desember ini sebagai pemahaman kepada masyarakat, menghilangkan diskriminasi kehidupan di masyarakat," tutur dr. Edison Saragih, Ketua PDSPDI Cabang Banten.

Menurutnya, penanganan dan masa depan ODA tidak lepas dari keterlibatan masyarakat, terutama gerasi muda, pemerintah dan para stake holder.
Secara sosial, ODA memiliki hak yang sama untuk mendapat pekerjaan, kehidupan yang layak, tidak boleh dibedakan lantaran penyakit apa yang dimilikinya.
"Yang menjadi penyebab diskiriminasi adalah ketidaktahuan mereka apa itu HIV/AIDS, menularnya lewat apa, itu yang harus lebih disosialisasikan," ujarnya.
Makanya, puluhan dokter penyakit dalam dari berbagai rumah sakit, mengajak serta ODA, para pendamping dan masyarakat untuk berbaur dan beraktifitas bersama.
"Saya tekankan sekali lagi, HIV/AIDS hanya bisa menular melalui darah, hubungan seksual lantaran bisa ditularkan lewat sperma atau cairan dari kelamin, serta air ASI," tutur dr. Edison.
Baca Juga :
Sementara, dokter penanganan penderita HIV/AIDS di RSUD Kabupaten Tangerang dr. I Gede Raikosa memaparkan, bila penderita HIV/AIDS semakin meningkat.
Berdasarkan data sampai akhir 2018, di Banten untuk seluruh Kabupaten/Kotanya, ada sebanyak 11.238 orang dengan HIV dan AIDS. "Sebanyak 75 persennya berada di Tangerang Raya," tuturnya.
Dari belasan ribu tersebut, orang dengan AIDS ada sebanyak 2.989 orang, pasien meninggal sebanyak 298 orang.
dr. Raikosa juga mengatakan, tren penularannya pun berganti. Awalnya paling banyak atau di atas 50 persen penularan disebabkan penggunaan jarum suntik sencara bergantian.
Hal itu karena orang tersebut menggunakan narkoba jenis shlabu yang menggunakan jarum suntik. Namun belakangan, HIV/AIDS menular karena hubungan seksual.
"Sekarang mengarah pada LGBT, hubungan sesama jenis. Ada juga ibu-ibu rumah tangga, biasanya karena dapat 'kado' dari suaminya," ujar Raikosa.(RMI/HRU)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews