Connect With Us

Kesbangpol Pastikan Pelaksanaan Apeksi di Tangerang Berjalan Lancar

Advertorial | Selasa, 3 Desember 2019 | 13:37

Rapat tim terpadu penanganan gangguan keamanan daerah, yang digelar di Ruang Ar-Raudhah Gedung Puspemkot Tangerang, Selasa (3/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang menggelar rapat tim terpadu penanganan gangguan keamanan daerah, di Ruang Ar-Raudhah Gedung Puspemkot Tangerang, Selasa (3/12/2019).

Rapat dihadiri sejumlah perwakilan instansi seperti unsur Polres Metro Tangerang Kota, Satpol PP Kota Tangerang, Dishub Kota Tangerang, Kejaksaan, dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Tangerang.

Kegiatan yang juga dihadiri para camat di lingkungan Pemkot Tangerang ini membahas pelaksanaan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakor Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

BACA JUGA:

Kepala Bagian Pemerintahan Kota Tangerang Gunawan mengatakan, Rakor Komwil III APEKSI digelar di Kota Tangerang pada Rabu sampai Jumat atau tanggal 4-6 Desember 2019.

Gunawan menyebut, rapat APEKSI yang akan dihadiri 25 wali kota asal Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY Jogjakarta ini dipusatkan di Hotel Novotel dan Gedung Puspemkot Tangerang.

"Kami menyiapkan Liaison Officer (LO) bagi para wali kota yang hadir," ujarnya dalam rapat tim terpadu.

Gunawan mengatakan, selain para wali kota, rapat APEKSI yang mengusung tema ekonomi era industri 4.0 tersebut akan dihadiri sejumlah pendiri e-commerce, termasuk Mendikbud Nadiem Makarim eks CEO Gojek sebagai narasumber. 

"Jadi nanti para wali kota belajar kaitan suksesnya ekonomi digital," ucapnya.

Gunawan menuturkan, selain rapat, para wali kota dan tamu undangan juga akan melakukan plesiran ke lokasi-lokasi wisata selama berada di Kota Tangerang menggunakan bus Jawara.

Ia menambahkan, pelaksanaan APEKSI juga akan dikolaborasikan dengan Festival Budaya yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang.

"Seluruh persiapan sudah kelar tinggal pelaksanaan saja," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Deni Koswara menyampaikan kepada para camat di lingkungan Pemkot Tangerang untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

"Kami berpesan para camat agar mensukseskan APEKSI," ungkapnya.

Deni memastikan bila pelaksanaan APEKSI akan berjalan lancar sesuai harapan. Namun begitu, ia tetap mengantisipasi hal-hal yang dapat menggangu ketertiban.

Ia juga menyebut, demi kesuksesan APEKSI, Pemkot Tangerang berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota dan Kodim 0506/Tgr.

"Kami pastikan berjalan lancar. Tidak ada hal-hal besar yang harus diantisipasi," paparnya.

Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota AKBP Anggun Cahyono mengungkapkan, situasi di wilayah hukumnya terutama Kota Tangerang dalam keadaan kondusif.

"Selama November situasi cukup kondusif. Pada pelaksanaan Pilpres dan Pilkades kemaren pun berjalan lancar," ucapnya.

Namun, senada dengan Deni, Anggun mengimbau untuk tetap waspada. Sebab, ancaman kejahatan berpotensi terjadi meskipun dapat terdeteksi.

"Gangguan nyata yang mungkin muncul adalah teror, curat, curas. Hal ini jangan sampai terjadi," katanya.

Kabid Tibumtrans Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli menuturkan, pihaknya akan menyiagakan ratusan personel untuk menjaga ketertiban pelaksanaan APEKSI.

"Kami akan gelar pasukan dalam waktu dekat. Objek-objek vital sudah kami ploating," pungkasnya.(ADV)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill