Connect With Us

Kesbangpol Dorong Pelajar Kota Tangerang Cinta Tanah Air Lewat Cerdas Cermat

Advertorial | Kamis, 12 September 2019 | 14:34

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Konsensus Dasar Kebangsaan tingkat SMA 2019. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang telah menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Konsensus Dasar Kebangsaan tingkat SMA 2019.

Melalui LCC ini, Kesbangpol ingin para pelajar di Kota Tangerang dapat meningkatkan rasa cintanya terhadap tanah air.

Perlombaan yang digelar selama 11-12 Desember 2019 dengan tema "Mari Kita Tingkatkan Rasa Nasionalisme dan Cinta Tanah Air di Kalangan Pelajar" ini berlangsung di dua tempat.

Hari pertama perlombaan yang dibuka Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Deni Koswara bertempat di Aula Gedung Nyimas Melati, Kota Tangerang.

Sementara hari kedua yang ditutup Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin berlangsung di panggung Festival Al-Azhom ke-VIII, Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang.

BACA JUGA:

Perlombaan ini diikuti 26 SMA/SMK negeri maupun swasta se-Kota Tangerang. Juri-juri yang menilai penampilan peserta lomba berasal dari Korem 05/WKR, UPTD Pendidikan Provinsi Banten, dan Kesbangpol Provinsi Banten.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan perlombaan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Tangerang, untuk membina para pelajar sebagai generasi penerus bangsa agar dapat meningkatkan wawasan kebangsaan.

"Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan dan menambah wawasan pengetahuan generasi muda, agar mereka memahami betul dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya dalam penutupan, Kamis (12/9/2019).

Kompetisi perlombaan diterapkan dalam sistem gugur. Teknisnya, empat tim diadu untuk meraih nilai tertinggi dengan menjawab soal-soal materi seputar kebangsaan.

Peserta yang berhasil meraih tiket final diantaranya SMAN 1 Tangerang, SMAN 2 Tangerang, SMAN 11 Tangerang, dan SMA Setia Bhakti. Mereka kemudian diadu kecerdasannya.

Hingga akhirnya, SMAN 2 Tangerang berhasil meraih Juara I dengan perolehan nilai 210. Sedangkan Juara II diraih SMAN 11 Tangerang dengan perolehan nilai 150. Dan SMK Setia Bhakti keluar menjadi Juara III dengan nilai 120.

Secara simbolis, Sachrudin dan Deni Koswara memberikan piala dan sertifikat penghargaan kepada para peserta yang berhasil memenangkan perlombaan.

Menurut Deni Koswara, peserta yang menjadi juara akan diikutsertakan dalam perlombaan serupa di tingkat Provinsi Banten, dengan harapan meraih tiket perlombaan serupa di tingkat Nasional.

"Lomba cerdas cermat ini sudah 2 tahun berturut-turut kita laksanakan sebagai persiapan lomba pada jenjang berikutnya," katanya.

Deni Koswara menuturkan, para pelajar rentan terpengaruh paham-paham yang dapat menyimpang dari ideologi negara, Pancasila.

Sehingga pemahaman cinta terhadap tanah air harus diperkuat di kalangan para pelajar.

"Kami berharap anak-anak SMA lebih cinta tanah air bahwa cinta tanah air itu bukan hanya dengan angkat senjata, tapi mereka juga lebih cinta terhadap Kota Tangerang," ucapnya.

Ia juga menginginkan bahwa para pelajar di Kota Tangerang dapat mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, seperti berperilaku baik hingga menghormati guru dan orangtua.

"Penerapan dalam sehari-hari mereka terus belajar dengan baik, menghormati guru, bekerjasama dengan teman-teman untuk menciptakan lingkungan bersih karena itu adalah merupakan bagian yang kita inginkan," pungkasnya.(ADV)

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill