Connect With Us

Warga Jatiuwung Didorong Rajin Menanam untuk Penghijauan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 4 Desember 2019 | 16:38

Camat Jatiuwung Martioso saat sambutan membuka pelatihan pemberdayaan masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Jatiuwung menggelar pelatihan lembaga keswadayaan masyarakat, Rabu (4/12/2019).

Pelatihan digelar untuk mendorong warga Kecamatan Jatiuwung terutama di Kelurahan Gandasari agar dapat menciptakan kampung tematik di lingkungannya dengan rajin menanam pohon untuk penghijauan.

Lurah Gandasari Edih mengharapkan, warganya dapat menambah pengetahuan setelah mengikuti pelatihan tata cara menanam bibir untuk penghijauan ini.

Kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

"Pelatihan ini sangat memacu masyarakat yang sedang semangat menerapkan kampung tematik," ujarnya di Aula Kantor Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (4/12/2019).

Ia menyebut, kelompok wanita tani (KWT) di tujuh rukun warga, Kelurahan Gandasari telah terbentuk. Ia mendorong para KWT untuk kompak melakukan penghijauan lingkungan.

Baca Juga :

Menurutnya, eksistensi KWT sangat penting sekali. Sebab, selain menggencarkan pembibitan dan penanaman, juga dapat menjadi ajang silaturahmi bagi warga.

"Kami mendapat apresiasi dari Pak Wali Kota Tangerang setelah saya mengirimkan miniatur sawah buatan dan spot selfie di lingkungan. Semoga ini dapat menambah semangat kita," ucapnya.

Sementara itu, Camat Jatiuwung Martioso Agianto mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menciptakan penghijauan lingkungan di kampung-kampung tematik.

"Ya, misalnya menciptakan lingkungan yang nyaman menurut saya bersantai di bawah pohon. Jadi bagaimana menciptakan tempat yang sejuk seperti di bawah pohon, berarti kita harus menanam," katanya.(RMI/HRU)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Belanja Produk Telkomsel Senilai Rp50 Ribu di Jakarta Fair Bisa Dapat Motor, Begini Caranya

Belanja Produk Telkomsel Senilai Rp50 Ribu di Jakarta Fair Bisa Dapat Motor, Begini Caranya

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:05

Ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menyajikan pameran dan hiburan seru, tetapi juga menjadi ladang keberuntungan bagi para pengunjung.

TANGSEL
Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill