Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com—Firman, 14, remaja yang tenggelam di Sungai Cisadane akhirnya ditemukan pada Kamis (5/12/2019) pukul 14.55 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR gabungan menemukan korban yang hanyut pada radius 10 meter dari lokasi kejadian tepatnya di Sungai Cisadane, Panunggangan Barat, Kota Tangerang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman menyampaikan apresiasi kepada 90 personel yang terlibat dalam tim SAR gabungan karena berhasil menemukan korban.
"Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat hingga akhirnya korban bisa ditemukan pada siang ini," ujarnya.
Hendra juga menyampaikan bahwa pihaknya turut berdukacita atas ditemukannya korban dalam kondisi meninggal.
"Rasa belasungkawa saya ucapkan kepada keluarga korban atas kejadian tersebut," ucapnya.
Baca Juga :
Jasad korban saat ini berada di rumah duka, di Kelurahan Bencongan RT 1/1, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang untuk kemudian disemayamkan.
Sebelumnya, Firman diketahui tenggelam ketika akan menyeberangi Sungai Cisadane pada Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama dengan dua rekannya ingin menuju rumah temannya yang berada di seberang Sungai Cisadane dengan berenang.
Beberapa menit kemudian kedua rekannya berhasil berenang hingga ke seberang kali, sedangkan korban tertinggal di tengah akibat kelelahan dan berteriak minta tolong.
Melihat kejadian tersebut salah satu warga sekitar berusaha menolong. Karena tidak kuat menarik korban, akhirnya kembali terlepas dan tenggelam.(RMI/HRU)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPerjuangan Kartini terus berlanjut hingga era masa kini dengan bermunculan penerus semangat Kartini di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya Rina Rahmayanti, pendiri Rinara Batik dari Cilegon, Banten.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews