Connect With Us

Promosikan Destinasi Wisata, Genpi se-Banten Plesiran di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 6 Desember 2019 | 16:41

Rombongan Generasi Pesona Indonesia saat berswafoto di Kampung Talas. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Rombongan Generasi Pesona Indonesia (Genpi) dari kabupaten/kota se-Provinsi Banten mengikuti Walking Tour Kota Tangerang.

Dalam Walking Tour , para peserta plesiran ke destinasi-destinasi wisata di Kota Tangerang dengan menumpangi bus pariwisata Jawara.

Mereka pun mengunjungi Masjid Kalipasir, Klenteng Boen Tek Bio, Kampung Markisa, Kampung Talas, hingga Kampung Pinkli untuk mengeksplorasi beragam potensi wisata di Kota Tangerang.

Rombongan Generasi Pesona Indonesia saat berswafoto di Kampung Talas.

Selain itu, mereka juga berkesempatan mengunjungi Jembatan Berendeng, Kampung Teh Yan, sampai Lapas Anak Wanita Tangerang.

Dalam kunjungan itu, mereka berinteraksi dengan warga yang menyambut dengan ramah.

Mereka juga berswafoto serta mengabadikan momen dengan video untuk kemudian dipublikasikan ke publik.

Baca Juga :

"Tentunya ini sebagai momen untuk memperkenalkan kekayaan destinasi yang ada di Kota Tangerang," ujar Korry El-Yana, Ketua Genpi Kota Tangerang.

Korry mengatakan, destinasi wisata di Kota Tangerang hadir berkat kepedulian warga terhadap lingkungannya sehingga dapat menciptakan kampung-kampung tematik layak dikunjungi karena menarik perhatian wisatawan.

"Kalau di kampung-kampung tematik itu kita kenalkan kearifan lokalnya bahwa kesadaran warga di sini harus diadopsi warga lainnya," katanya.

Menurut Korry, pihaknya juga turut berpartisipasi mempromosikan Festival Budaya Nusantara III yang digelar di kawasan Puspemkot Tangerang selama 5-8 Desember 2019.

"Kami membantu mempromosikan juga Festival Budaya. Untuk masyarakat jangan lupa datang, saksikan budaya-budaya di sini," ucapnya.

Korry menambahkan, dalam kesempatan ini pihaknya juga memperkenalkan logo Exciting Banten kepada para peserta.

Exciting Banten dengan logogram badak warna-warni ini merupakan sebuah janji pada dunia bahwa Banten akan sangat mengasikkan bagi wisatawan.

"Karena Banten memiliki kekayaan alam, budaya, terutama manusianya yang ramah," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill