Connect With Us

Musim Penghujan Rawan Penyakit ISPA, Dinkes Imbau Warga untuk Hidup Bersih

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:30

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Indri Bevy. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Indri Bevy mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.

Pasalnya, menurut Bevy, penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) sangat rawan diderita masyarakat saat memasuki musim penghujan. “Musim penghujan biasanya penyakit ISPA menular dari virus,” ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (11/12/2019).

Bevy menjelaskan, ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernapasan bagian atas. Penyebab utama ISPA adalah virus dan bakteri.

BACA JUGA:

Bagian saluran pernapasan atas yang terkena bisa meliputi hidung, sinus, faring, dan laring. Bagian sistem pernapasan tersebut akan mengarahkan udara yang kita hirup dari luar ke trakea dan akhirnya ke paru-paru di mana respirasi berlangsung.

“Jadi, bisa disebabkan karena daya tahan turun. Kurang makan gizi seimbang. Kurang olahraga. Kemudian diare, tuberculosis,” ucapnya.

ISPA dapat terjadi kapan saja. Namun, penyakit ini paling sering terjadi pada musim hujan. Pencegahan penyakit ini pun dapat dilakukan dengan mengurangi faktor risiko yang ada.

“Mari konsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Biasakan juga berolahraga,” katanya.

Selain mengkonsumsi makanan sehat, Bevy juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup bersih agar terhindar beragam penyakit terutama ISPA.

“Terapkan juga hidup sehat. Hindari polusi udara. Kalau lagi nggak enak badan, perlu pakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun,” pungkasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill