Connect With Us

Sadis! Ayah Tusuk Anaknya Hingga Tewas di Neglasari

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Desember 2019 | 16:17

Arsyah, 5 tahun,(diblur) tewas di tusuk oleh ayahnya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa mengenaskan terjadi di Neglasari, Kota Tangerang pada Senin (16/12/2019). Seorang ayah tega menghabisi anaknya hingga tewas bersimbah darah.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, insiden berdarah itu terjadi di dalam sebuah kontrakan, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari.

“Ya, betul. Terjadi peristiwa dugaan pembuhunan yang diketahui pukul 06.30 WIB,” jelasnya kepada TangerangNews, Senin (16/12/2019).

Abdul mengungkapkan, Ardiansyah, 31, diduga menusuk anaknya, Arsyah, 5, hingga meninggal. Penusukan dilakukan menggunakan sebilah pisau stenlis. Korban mengalami luka tiga kali tusukan di bagian leher dan sekali tusukan di bagian perut.

Baca Juga :

 

“Di dalam kontrakan terlihat korban (Arsya) posisi di atas kasur tempat tidur  telungkup dan sudah meninggal dunia dengan luka tusuk,” ungkapnya.

Jasad korban yang tewas bersimbah darah ini sudah dibawa ke RSUD Tangerang. Polisi masih mengusut kasus ini. Garis polisi ( police line ) pun telah terpasang di tempat kejadian perkara.(RMI/HRU)

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill