Dituduh Lecehkan Penumpang KRL, Dosen Unpam Balik Laporkan Korban ke Polisi
Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa mengenaskan terjadi di Neglasari, Kota Tangerang pada Senin (16/12/2019). Seorang ayah tega menghabisi anaknya hingga tewas bersimbah darah.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, insiden berdarah itu terjadi di dalam sebuah kontrakan, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari.
“Ya, betul. Terjadi peristiwa dugaan pembuhunan yang diketahui pukul 06.30 WIB,” jelasnya kepada TangerangNews, Senin (16/12/2019).
Abdul mengungkapkan, Ardiansyah, 31, diduga menusuk anaknya, Arsyah, 5, hingga meninggal. Penusukan dilakukan menggunakan sebilah pisau stenlis. Korban mengalami luka tiga kali tusukan di bagian leher dan sekali tusukan di bagian perut.
Baca Juga :
“Di dalam kontrakan terlihat korban (Arsya) posisi di atas kasur tempat tidur telungkup dan sudah meninggal dunia dengan luka tusuk,” ungkapnya.
Jasad korban yang tewas bersimbah darah ini sudah dibawa ke RSUD Tangerang. Polisi masih mengusut kasus ini. Garis polisi ( police line ) pun telah terpasang di tempat kejadian perkara.(RMI/HRU)
Kasus dugaan pelecehan seksual di Kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Nambo berbuntut panjang.
TODAY TAGPulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.
Masyarakat kerap memasak berbagai menu khas saat momen Lebaran. Makanan sepeti rendang, opor ayam hingga kue kering biasanya disajikan untuk keluarga besar maupun tetangga yang bersilaturahmi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews