Connect With Us

Napi WNA di Lapas Perempuan Tangerang Kagumi Kebaya Indonesia

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Desember 2019 | 14:29

Acara perlombaan tata rias pengantin di Aula Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang, Selasa (17/12/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Warga negara asing (WNA) yang mendekam di Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang mengagumi kebaya Indonesia. 

Seperti yang diungkapkan WN Austria Susan Mayr dalam momentum acara perlombaan tata rias pengantin di Aula Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang, Selasa (17/12/2019).

Susan yang mendekam karena kasus narkoba ini mengatakan, penampilannya sangat sempurna ketika mengenakan baju adat asal Bali.

BACA JUGA:

"Luar biasa kagum. Sempuna memakai baju kebaya ini," ungkap wanita berusia 35 tahun tersebut kepada TangerangNews

Susan yang telah menjalani masa tahanan 6 tahun dari total hukuman 18 tahun penjara ini menuturkan, kebaya Indonesia sangat nyaman dikenakan. Ia juga merasa dirinya semakin cantik. 

"Rasanya enak sekali nggak panas. Cantik sekali," ucapnya. 

Sementara Martha mengungkapkan, dirinya mencintai tanah air pertiwi karena kekagumannya atas kebaya Indonesia. 

"Bagus, happy. Kebaya Indonesia membuat saya cinta Indonesia," katanya. 

Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Tangerang Herlin Candrawati menuturkan, acara digelar untuk menampilkan hasil penataan rias pengantin yang dilakukan para warga binaan. 

Ia menuturkan, pelatihan tata rias pengantin bagi warga binaan telah berlangsung selama setahun lalu. Pelatih tata rias berasal dari masyarakat. 

"Sebetulnya warga biaan ini punya talenta yang luar biasa yang perlu diasah demi masa depan mereka," ujarnya. 

Dalam acara ini, para model telah dirias wajahnya oleh para warga binaan. Mereka dipersolek dengan riasan Nusantara mulai dari betawi, Sunda, hingga Jawa. 

Herlin menyebut, acara ini juga bertujuan untuk memperingati Hari Ibu ke-91 tahun. Selain itu, sejumlah warga binaan diberikan suprise dengan kedatangan ibu maupun keluarga mereka. 

"Pada peringatan Hari Ibu ini mereka harus sadar diri bahwa mereka juga adalah ibu yang sama perannya. Tentu harus mampu untuk berdiri di atas kakinya sendiri. Tidak harus terlibat pidana kembali," pungkasnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Kandang Setan di Kota Akhlak

Kandang Setan di Kota Akhlak

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:52

Tangerang dengan stempel "Akhlakul Karimah"-nya itu ibarat seorang pria yang pakai setelan jas rapi dan wangi parfum surga, tapi diam-diam menyembunyikan luka borok bernanah di balik celananya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill