Connect With Us

Rawan Banjir, Warga Desak Pemerintah Turap Kali Sabi

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 13 Januari 2020 | 21:06

Warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Pinggir Kali Sabi (KMPKS) saat menyerahkan dokumen aspirasinya di kantor Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di Pintu Air 10 Tangerang, Kota Tangerang, Senin (13/1/2020). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Pinggir Kali Sabi (KMPKS) mendesak pemerintah untuk menurap Kali Sabi. 

Hal itu disampaikan Koordinator KMPKS Sugandi saat mendatangi kantor Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) di Pintu Air 10 Tangerang, Kota Tangerang, Senin (13/1/2020). 

Ia mengatakan pelaksanaan turap Kali Sabi harus segera dilakukan. Pasalnya, kata dia, para warga khawatir karena wilayahnya ini rawan banjir. 

"Kami sengaja datang ke sini dengan beberapa perwakilan untuk menanyakan kepastian pelaksanaan turap Kali Sabi," ujarnya. 

Ia menyebut warga menagih janji Wahidin Halim yang kini menjabat Gubernur Banten. 

"Dari 2012 sampai sekarang Wahidin cuma wacana saja. Padahal rumah kami selalu kebanjiran," jelasnya. 

Baca Juga :

Ia berharap pemerintah tidak tumpang tindih maupun saling melempar tanggungjawab ihwal pembangunan untuk menanggulangi bencana ini. 

"Intinya harus segera ada solusi dalam aksi penanggulangan banjir. Entah urusan pemerintah pusat atau daerah, yang penting wilayah kami aman dari banjir," katanya.

Kasie Pengelolaan DAS Cidurian-Cisadane Muladi yang diwakili Rano Ardiansyah menuturkan bahwa pihaknya akan menyanpaikan aspirasi masyarakat tersebut kepada pengelola Ciliwung Cisadane. 

"Karena masalah ini merupakan wewenang Ciliwung Cisadane," pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill