Connect With Us

Dosen UMT yang Suspect COVID-19 Dinyatakan Sembuh

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:54

Rektor UMT Ahmad Amarullah. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) akhirnya dinyatakan sembuh dari suspect COVID-19.

“Dosen UMT yang terpapar COVID-19 kini sudah sehat kembali dan bisa berkumpul dengan keluarga,” ujar Ahmad Amarullah, Rektor UMT dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2020).

Amarullah mengatakan, berdasarkan keterangan RS Mitra Kemayoran, dosen UMT tersebut dinyatakan negatif COVID-19 dan diperbolehkan pulang sejak Senin (23/3/2020) pukul 13.00 WIB.

“Yang bersangkutan bersyukur bisa diisolasi dan segera mendapatkan penanganan sehingga bisa sembuh atau negatif,” ungkapnya.

Amarullah menambahkan, sang dosen menitip pesan kepada civitas akademika dan masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah tentang menjaga jarak dengan orang lain (social distancing) dan tetap berada di rumah (stay at home) agar terhindar dari wabah COVID-19.

Baca Juga :

 

“Yang bersangkutan juga menyampaikan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan konsumsi vitamin serta sering mencuci tangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, salah satu dosen UMT diduga terpapar wabah COVID-19 pada 4 Maret 2020 dan dinyatakan 80 persen suspect. 

Ia pun merasakan gejala COVID-19, yakni demam tinggi pada 9 Maret 2020 dan langsung dilakukan rawat inap di RS Mitra Kemayoran, Jakarta.(RAZ/HRU)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill