Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com–Pimpinan DPRD Kota Tangerang menanggapi sekelompok warga yang berdemonstrasi memprotes pembelian fasilitas transportasi di tengah pandemi COVID-19.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengatakan tak mempermasalahkan bila pengadaan mobil dinas senilai Rp1,4 miliar proses pelelangannnya ditunda bulan ini.
"Yang pasti pengadaannya Mei ini ditiadakan," katanya di gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (12/5/2020).
Meski demikian, lelang tersebut diharapkannya bisa kembali dilakukan usai pandemi COVID-19 sudah reda.
"Mungkin Juni bisa jalan," kata Turidi.
Ia menyatakan hal tersebut usai bertemu dengan tiga orang pendemo. Hasil pertemuan ini juga akan didiskusikan dengan pihak Sekretariat DPRD Kota Tangerang dan LPSE.
Sebelumnya, pengadaan mobil dinas senilai Rp1,4 miliar dengan merek Honda Accord untuk pimpinan DPRD Kota Tangerang yang dilelang melalui situs lpse.tangerangkota.go.id tersebut disoal sekelompok masyarakat.
Mereka menggelar aksi moral di depan kantor DPRD Kota Tangerang, di kawasan Puspem Kota Tangerang, Selasa (12/5/2020) siang ini.
Salah seorang peserta aksi, Saipul Basri mengatakan, anggaran untuk pengadaan mobil dinas tersebut lebih baik diprioritaskan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat terutama penanggulangan COVID-19.
"Karena dananya lebih baik untuk penanganan pandemi COVID-19," ujarnya.(RMI/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pemerintah Kota (Pemkot Tangerang) melakukan perombakan organisasi besar-besaran melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 102 pejabat.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews