Connect With Us

Isi WA Jadi Pemicu Gadis Membusuk di Karawaci Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 30 Juni 2020 | 18:00

Muhamad Sidik pelaku pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri di amankan Polres Metro Tangerang Kota dalam jumpa pers, Selasa (30/6/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Buruh pabrik, Muhamad Sidik, 19, tega membunuh kekasihnya, Susilawati, 20. Keduanya sempat bercinta di salah satu apartemen di Kabupaten Tangerang sebelum saling cekcok hingga berujung maut. 

"Keduanya sempat check-in di apartemen. Tapi setelah itu cekcok, sampai terjadi pembunuhan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanuddin dalam jumpa pers, Selasa (30/6/2020). 

Insiden pembunuhan tersebut terjadi di eks empang Kampung Gerendeng Pulo, Karawaci, Kota Tangerang pada Jumat (12/6/2020) lalu. 

Baca Juga :

"Pelaku marah melihat chat WA (WhatsApp) di ponsel korban karena  banyak chat dengan pria lain," jelasnya. 

Setelah cekcok, pelaku dalam kondisi geram mengajak korban untuk keluar dari area apartemen. Ternyata, pelaku berniat ingin menghabisi nyawa korban. 

"Lalu, korban dibawa ke TKP (lokasi pembunuhan). Korban lalu dihabisi," pungkasnya. (RMI/RAC)

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill