Connect With Us

Ini Identitas Pengendara Ertiga yang Tewas di Karawaci Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 8 Desember 2020 | 22:24

Personel PMI dan Kepolisian hendak mengangkut korban jiwa kedalam se unit mobil PMI Kota Tangerang, di kawasan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (8/12/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com—Identitas korban kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Merdeka, tepatnya di depan Toko Azzahra, Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (8/12/2020) pukul 13.00 WIB terungkap.

 

Korban jiwa dalam kecelakaan tersebut adalah Masud, 44. Dia yang berprofesi sebagai petani saat itu mengendarai Ertiga menabrak sepeda motor dan traffic light. 

"Korban Masud meninggal dunia di tempat dan jasadnya dibawa ke RSUD Tangerang," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Badruzzaman. 

Kecelakaan berawal saat Masud, warga Kecamatan Ciomas, Serang ini melintas dari arah Tangerang menuju Cimone. 

 

"Yang bersangkutan menabrak sepeda motor lalu hilang kendali dan menabrak sepeda motor lainnya," jelasnya. 

 

Pemicu kecelakaan ini karena Masud kehilangan kendali. Setelah kejadian ini, pengendara sepeda motor, Saipul Bahri mengalami luka dan dibawa ke RS Sari Asih Karawaci, Tangerang.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom)

KOTA TANGERANG
DLH Kota Tangerang Bakal Tambah 3 Fasilitas RDF Baru Tahun Ini

DLH Kota Tangerang Bakal Tambah 3 Fasilitas RDF Baru Tahun Ini

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:51

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang kini mengebut sejumlah proyek strategis, salah satunya rencana pembangunan tiga fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) baru, pada tahun 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill