Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah sedang dicari-cari massa pendemo untuk meminta ketegasannya terkait nasib warga terdampak pembangunan tol JORR II, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Selama hampir dua hari terakhir ini, warga Benda yang didominasi ibu-ibu ini telah menggeruduk Kantor Wali Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang. Tetapi tidak juga bertemu orang nomor satu di Kota Tangerang itu.

Para massa yang menginap di posko kemanusiaan depan kantor Puspemkot Tangerang itu sempat dihadang petugas Satpol PP Kota Tangerang.
Baca Juga :
Segala upaya tersebut terpaksa dilakukan massa lantaran tidak mendapat kejelasan dari pihak pembebas lahan, ihwal pembayaran ganti rugi rumah mereka yang belum dibayar.

"Giliran dia (Wali Kota Tangerang) butuh saja ngemis-ngemis nemuin kita. Giliran kita butuh saja ogah nemuin kita. Dasar banci," ujar Dedi, peserta aksi di Puspemkot Tangerang, Selasa (15/12/2020).
Hingga kini, puluhan massa masih menduduki Kantor Puspemkot Tangerang untuk bisa bertemu dengan Wali Kota.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menganggarkan dana sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk sewa kendaraan dinas. Hal tersebut pun langsung memicu perhatian publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews