Connect With Us

Divaksin, Wali Kota Tangerang: Jarumnya Kecil Banget

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Januari 2021 | 13:28

Lengan kiri Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah disuntik vaksin Sinovac oleh petugas medis di Pendopo Bupati Tangerang. (Dok. Humas Pemkot Tangerang. / Dok. Humas Pemkot Tangerang.)

 

TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah akhirnya jadi divaksin Sinovac setelah istirahat selama sekitar dua jam untuk menurunkan tensi darahnya. 

 

Diberitakan sebelumnya, Arief mengungkapkan bahwa vaksinasi terhadap dirinya sempat ditunda hari ini karena tensi darahnya yang tinggi. 

 

"Sempat tinggi (tensi darahnya) 151. Jadi, tadi terakhir 133 per berapa 90 apa ya. Tadi saran dokter sudah bisa dilakukan. Alhamdulilah bisa divaksin, nanti kita mengikuti 14 hari kemudian untuk bisa divaksin kembali," ujar Arief di Pendopo Bupati Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021). 

Arief mengungkapkan bagaimana rasanya setelah divaksin Sinovac.

 

"Enggak ada rasa masalah. Jarumnya kecil banget. Jadi cepetlah gitu. Kayaknya selama saya pernah divaksin yang lain, ini paling nyaman gitu karena memang enggak berasa sama sekali," ungkapnya.

 

Selain itu tidak ada keanehan yang dialami pada tubuhnya setelah beberapa waktu divaksin Sinovac.

Baca Juga : 

 

"Tadi kalau teman-teman kepala daerah yang lain tuh ada Pak bupati, wali kota, ceritanya kita ngobrol biasa-biasa saja. Dan dilihat enggak ada bekas seperti merah merah atau lainnya. Kalau saya enggak tahu nih, tapi kalau beliau-beliau sharing enggak apa-apa," imbuh Arief. 

 

Masyarakat pun diharapkan berdoa agar vaksin Sinovac ini bisa diterima. Sebab, saat ini jumlah vaksin sangat terbatas atau hanya khusus kepala daerah, tenaga kesehatan, dan petugas lapangan. 

 

"Dukung terus pemerintah pusat yang terus berupaya mendatangkan vaksin ini untuk rakyat agar kita bisa beraktivitas kembali seperti sediakala," pungkasnya.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill