Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com-Setelah membedah sebanyak 6.682 rumah hingga akhir tahun 2020, kini di tahun 2021 Pemerintah Kota Tangerang kembali melanjutkan program tersebut untuk 250 rumah.
Program bedah rumah di tahun ini diawali dengan meletakan adukan semen pertama di salah satu rumah warga Jalan Kyai Haji Maulanan Hasanudin, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Bauceper, oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang, pada Kamis (11/2/2021).
“Ke depannya, pemerintah akan terus melakukan pemetaan ulang, sehingga semua masyarakat dapat menempati rumah layak huni,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah usah meresmikan program Bedah Rumah tahun anggaran 2021.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang Tatang Sutisna menyebutkan, setiap rumah yang dibedah mendapatkan bantuan dana sebesar Rp20 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk biaya pekerja dan bahan bangunan yang dibutuhkan. Estimasi lama pengerjaan sendiri sesuai dengan kondisi rumah yang akan dibedah.
Baca Juga :
“Pokoknya kami lakukan perbaikan hingga rumah tersebut layak huni, dari segi atap dan lantai. Semoga pengerjaannya dapat berjalan lancar karena melibatkan masyarakat sekitar juga,” ujarnya.
Lina Apriyanti, warga yang merasakan program bedah rumah pertama di tahun ini mengaku sangat bersyukur. Sebagai buruh cuci dan mempunyai lima orang anak, program ini sebentar lagi akan dia rasakan manfaatnya.
Lina sendiri sudah lima tahun, tinggal di dalam sepetak rumah yang tidak layak huni itu beserta keluarganya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah merealisasikan mimpi saya untuk bisa memperbaiki rumah. Beginilah kondisi rumah saya yang sudah tidak layak, sering kehujanan hingga air masuk ke dalam rumah,” tuturnya. (ADV)
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGKesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews