Connect With Us

Ini Kata Keluarga Rully Usai Tembok Betonnya Dirobohkan di Ciledug

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:43

Ahli waris dari keluarga Rully saat di wawancarai awak media terkait pembongkaran pagar beton di Kavling Brebes, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (17/3/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang telah membongkar pagar beton setinggi dua meter yang menutup akses rumah warga di Kavling Brebes, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (17/3/2021). 

Pihak ahli waris dari keluarga Rully mengaku keberatan dengan pembongkaran tembok beton yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang tersebut. 

Salah satu ahli waris tersebut, Herry Mulya mengaku, tidak ingin melakukan perlawanan dengan aparat yang melakukan pembongkaran tersebut. 

"Tentunya saya tidak ingin melawan aparat yang sedang melakukan pembongkaran ini," ujarnya. 

Namun, Herry menyayangkan adanya pembongkaran pagar beton oleh Pemerintah Kota Tangerang tersebut. 

Baca Juga :

"Tapi kami sangat menyayangkan bahwa ini terjadi tanpa adanya informasi atau pun misalkan surat seperti Pengadilan atau dari pihak terkait, karena kami adalah pemilik sah dari tanah ini berdasarkan surat-surat yang kami miliki," ungkapnya. 

Saat pembongkaran pagar beton berlangsung, Herry mengaku berupaya memberitahukan kepada aparat kalau pihaknya pemilik sah tanah tersebut. 

"Kami mencoba memberikan kepada pihak berwajib yang bekerja di sini tetapi tidak diterima. Kami berharap sebetulnya ada kesempatan untuk mediasi," ucapnya. 

Herry menambahkan, tembok beton itu didirikan pihaknya untuk mengamankan asetnya. Dia juga ingin ada kesempatan mediasi untuk mengatasi persoalan ini. 

"Informasi-informasi di lapangan yang kami terima bahwa mediasi itu tidak pernah ada, tapi tiba-tiba langsung dilakukan pembongkaran ini," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill