Connect With Us

Ketemu Raffi Ahmad, Persikota Tak Ganti Nama, Tapi Tawarkan Ini ke Rans Cilegon

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 28 April 2021 | 14:08

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menerima kunjungan dari Raffi Ahmad. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Bagi para Benteng Mania, tim kesayangannya yakni Persikota tidak mengganti nama, tetapi Pemerintah Kota Tangerang menawarkan home base bagi Rans Cilegon. 

Isu pergantian nama Persikota mencuat setelah Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan pertemuan dengan Presiden Rans Cilegon FC. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, hasil pertemuan dengan Raffi Ahmad untuk memajukan dan mengembangkan Persikota. 

"Raffi Ahmad ingin membantu, bahkan bantuan yang di tawarkan tidak ada embel-embel. Banyak pertanyaan dan permintaan bahwa nama Persikota jangan di ganti dan sebagainya, Raffi Ahmad tidak ada niatan itu. Dia ingin sekali memajukan Persikota," jelas Arief, (28/4/2021). 

Arief menambahkan, saat ini antara Persikota dan Rans sedang mendalami dan membicarakan kerja sama yang nantinya akan bisa dilakukan. Mengenai apa yang menjadi kesepakatan, sampai saat ini masih belum bisa dipastikan. 

"Masih dalam pembahasan mengenai kerja samanya, intinya kehadiran Raffi Ahmad untuk membantu Persikota sebagai langkah bagus untuk dunia persepakbolaan khususnya di Kota Tangerang," katanya. 

Baca Juga :

Arief menyebut, pihak Rans Cilegon FC dipersilakan untuk menggunakan Stadion Benteng sebagai tempat latihan dan juga home base. Bahkan, ke depan Pemkot Tangerang juga akan segera membangun lapangan sepak bola untuk menjadi tempat event sepak bola. 

"Kita mempersilakan Rans Cilegon FC untuk latihan di tempat kita, artinya ke depan antara Persikota dan Rans Cilegon FC bisa bersama maju dan bersinergi untuk tetap semangat memajukan persepakbolaan Indonesia," ungkapnya. 

Bahkan, pihak Raffi Ahmad juga menawarkan pemain dari liga 1 dan liga 2 untuk meningkatkan kasta Persikota yang saat ini masih dalam liga 3 untuk bisa naik dalam liga 1 dan liga 2. 

Arief menuturkan, ke depan Pemkot Tangerang juga akan menjadikan Kota Tangerang sebagai kota sport entertainment, dan itu selaras dengan keinginan Raffi Ahmad yang juga ingin mengembangkan sport entertainment yang ada di Indonesia. Jadi sepak bola bukan hanya menjadi olahraga melainkan juga bisa menjadi hiburan untuk masyarakat. 

"Mudah-mudahan, Kota Tangerang bisa menjadi kota sport entertainment. Kita sudah memiliki sarana dan prasarana olahraga untuk masyarakat gunakan, salah satunya lapangan Ahmad Yani dan Stadion Benteng. Selain menjadi Kota Industri, Kota Tangerang akan menjadi kota sport entertainment," pungkasnya. (RED/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill