Connect With Us

Komunitas Motor di Tangerang Tak Terima RX King Dipakai Jambret

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 Juni 2021 | 14:59

Tangkapan layar Komunitas motor RX King. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Komunitas motor RX King mengutuk keras aksi dua pelaku jambret ponsel di Jalan Mulya, RT4/2, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. 

"Kami mengutuk keras bagi pengendara RX King yang berbuat kejahatan," ujar Abdul Azis, Pembina 1 Rawa King Cipondoh (RKC) kepada TangerangNews, Kamis 17 Juni 2021. 

Azis menuturkan, komunitasnya menyesalkan masih adanya kawanan jambret yang beraksi dengan mengendarai sepeda motor tipe dua tak itu. 

"Kami juga menyesalkan kejadian tersebut, bahwa pelaku mengendarai RX King, karena sangat merugikan," jelasnya. 

Komunitasnya sendiri telah terbentuk pada Agustus 2020 dengan berisikan para anggota pecinta RX King. Tujuannya untuk menghapuskan stigma negatif terhadap motor raja jalanan yang kini menjadi legendaris ini. 

Baca Juga :

"Jadi, yang raja tega itu jambretnya, bukan motornya. Kami berharap Kepolisian dapat menjerat pelaku sesuai dengan tindak kejahatannya," pungkasnya. 

Sebelumnya, aksi dua sekawan jambret terekam kamera CCTV saat beraksi merampas HP dari tangan bocah 9 tahun pada Selasa 15 Juni 2021. 

Aksi ini membuat masyarakat geram. Apalagi jambret yang menggunakan sepeda motor jenis RX King ini beraksi di siang bolong. 

Namun, tak butuh waktu lama, Kepolisian telah berhasil meringkus kedua pelaku. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Jumat, 10 April 2026 | 19:49

Harga kantong dan gelas plastik di Pasar Tradisional Curug, Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan sampai 70 persen akibat lonjakan harga bahan baku dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

TANGSEL
Benyamin Sebut UU SPPN Perlu Diperbarui Agar Pemkot Tangsel Lebih Fleksibel Urus Banjir hingga Sampah

Benyamin Sebut UU SPPN Perlu Diperbarui Agar Pemkot Tangsel Lebih Fleksibel Urus Banjir hingga Sampah

Jumat, 10 April 2026 | 20:15

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menekankan perlunya evaluasi dan pembaruan terhadap UU No 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill